Apa itu Bencana Hidrometeorologi ?

- 14 Oktober 2020, 14:18 WIB
Ilustrasi /Pexels.com/

PORTAL SURABAYA - Secara mengejutkan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tiba-tiba meminta pemerintah daerah untuk malakukan upaya antisipasi terkait terjadinya bencana hidrometeorologi.

Namun walaupun demikian, masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang bencana hidrometeorologi itu sendiri.

Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti banjir, longsor, hingga puting beliung.

Bencana hidrometeorologi sangat ditentukan dari kondisi cuaca, apalagi saat ini Indonesia memasuki musim hujan yang puncaknya diperkirakan terjadi pada Januari-Februari tahun depan.

Baca Juga: Terkuak, Ida Fauziah Bongkar Isi dalam UU Cipta Kerja yang Sempat Kontroversi bagi Para Pekerja

Ditambah juga dengan fenomena La Nina yang saat ini aktif di Samudera Pasifik. La Nina akan sangat memengaruhi terhadap peningkatan curah hujan di Indonesia hingga 40 persen.

Contoh dari bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor sudah terjadi di Garut serta Tasikmalaya, Jawa Barat.

Akibat hujan deras pada Minggu hingga Senin (11-12 Oktober 2020), enam kecamatan di Kabupaten Garut dilanda banjir dan longsor. Adapun enam kecamatan tersebut adalah Pameungpeuk, Cisompet, Cibalong, Cikelet, Pamulihan, dan Kecamatan Peundeuy.

Sementara di hari yang sama, terjadi banjir dan longsor di 27 titik dari 12 kecamatan Kabupaten Tasikmalaya.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah

Sumber: PRFM News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X