Aksi Penindakan Cafe Bressery Surabaya Nyaris Diwarnai Kericuhan Oleh Oknum

- 20 September 2020, 09:05 WIB
Petugas polisi melakukan operasi yustusi di Cafe Bressery Surabaya /wicak

PORTALSURABAYA -Saat pemerintah Kota Surabaya bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkompimda) tengah gencar untuk melakukan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan (prokes), masih saja ada ulah oknum pengusaha hiburan malam yang tidak mengindahkan tentang aturan perwali.

Cafe and Eatry Brassery yang berada di jalan Gubeng no 58 Surabaya akhirnya ditindak tegas oleh petugas kepolisian Polrestabes Surabaya, aksi penindakan tersebut ini sempat diwarnai aksi oleh salah satu oknum yang mengakibatkan para pengunjung memberontak untuk melawan dilakukan penindakan.

Para pengusaha ini telah mengaburkan dengan memasukan para motor serta mobil pengunjung di satu tempat serta mematikan lampu sehingga gerbang depan terlihat telah tutup dan mengira aktivitas telah berhenti.

Namun pemandangan berbeda setelah para anggota kepolisian memasuki area Bressery, puluhan pengunjung masih berada di dalam cafe tersebut.

Aksi ini pun sempat kesulitan untuk menghimbau para pengunjung yang terlalu banyak dan ada beberapa oknum melakukan provokasi untuk melawan petugas, namun aksi perlawanan itu berhasil diamankan meskipun sempat terjadi keributan terlebih dahulu.

Wakapolres AKBP Hartoyo menegaskan tanpa adanya tebang pilih semua tempat hiburan malam yang masih nekat akan ditindak langsung, karena selama pandemi ini pihak kepolisian bersama Forkompimda telah menghimbau semua untuk membantu wabah virus corona ini segera selesai.

"Kami mendapatkan laporan dari warga terkait cafe Bressery masih nekat buka hingga larut malam, kita tidak main - main jika masih ada yang buka. karena ini sudah termasuk menghalang - halangi pencegahan virus covid 19" ucap Wakapolrestabes Surabaya.

Banyak sekali tempat hiburan yang tidak mematuhi aturan, akan tetap diproses dengan undang - undang no 4 tahun 84 tentang wabah penyakit menular dan ada ancaman hukuman di undang-undang tersebut.

AKBP Hartoyo pun menambahkan "jika masih ada yang nekat buka silakan, kita akan tetap menindak karena kita telah menghimbau untuk tetap lakukan jaga jarak namun mereka tidak lakukan hal tersebut ini termasuk kategori menambahkan penyebaran virus".

Dalam penindakan yang dilakukan Polrestabes Surabaya seluruh pengunjung serta  pengurus cafe dilakukan dibawa menuju Polrestabes untuk diperiksa serta dilakukan rapid test dan dilakukan test urin.***

Halaman:

Editor: Julian Romadhon


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X