Wali Kota Risma Gelar Rapid Tes Mendadak di Taman Apsari

- 20 September 2020, 00:54 WIB
Tim Medis Kesehatan melakukan rapit tes pada muda - mudi yang kedapatan nongkrong di Taman Apsari /Foto : Patrik Cahyo

PORTALSURABAYA - Seusai acara Parade Seni Budaya Surabaya yang digelar secara virtual di Tugu Pahlawan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung keliling Surabaya untuk mengingatkan warga supaya selalu patuh protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan, saat keliling Wali Kota Risma tak segan-segan melakukan rapid tes massal kepada warga yang bergerombol. Terbukti, ketika dia melewati depan Gedung Grahadi Surabaya, ia melihat banyak anak muda bergerombol dan nongkrong di sekitar Taman Apsari atau depan Gedung Negara Grahadi.

Awalnya, dia mengelilingi Taman Apsari dari sisi timur ke arah selatan hingga sisi barat. Tepat di sisi barat Taman Apsari, dia pun turun dan meminta jajarannya untuk menutup setiap sisi jalan. Sebab, akan melakukan rapid tes secara mendadak di area tersebut.

Akhirnya, setiap sisi jalan dibuntu dan anak-anak muda yang nongkrong itu tidak bisa keluar. “Ayo Satpol dan Linmas ditutup. Jangan boleh ada yang keluar. Ayo rapid dulu,” kata Wali Kota Risma.

Dari pantauan Portal Surabaya, sontak para anak muda itu kaget, bahkan ada yang berusaha kabur. Namun, karena setiap sisi jalan sudah ditutup dan dijaga oleh Satpol dan Linmas, akhirnya mereka tidak bisa keluar dan mereka pun hanya bisa pasrah untuk dilakukan rapid tes.

Tak lama kemudian, kursi duduk untuk warga antri dan meja-meja untuk rapid tes tiba di lokasi. Bahkan, para petugas medis dengan baju hazmat lengkap tiba di lokasi. Muda-mudi yang nongkrong itu akhirnya diminta duduk di kursi yang sudah diatur jaraknya. Ratusan anak muda itu pun antri untuk dilakukan rapid tes massal.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma mengatakan bahwa sebenarnya sasarannya malam ini bukan di Taman Apsari. Namun karena melihat di sekitar Taman Apsari itu banyak anak muda yang nongkrong dan bergerombol, akhirnya rapid tes mendadak itu digelar di tempat tersebut.

“Sebetulnya sasaranku bukan di sini, tapi setelah saya putar tadi, ternyata banyak sekali di sini. Akhirnya kita lakukan di sini,” kata dia.

Ia juga memastikan bahwa ratusan anak muda itu dilakukan rapid tes. Jika ditemukan ada yang reaktif, langsung dilakukan tes swab dengan mobil PCR yang telah disediakan di sisi selatan Taman Apsari. “Jadi, bagi yang reaktif, langsung kami tes swab dan akan kami bawa untuk menjalani isolasi,” katanya.

Halaman:

Editor: Patrik Cahyo Lumintu


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X