Forkompimda Jatim Lepas Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan di Polrestabes Surabaya

- 17 September 2020, 06:10 WIB
Forkompimda Jatim Lepas Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan /Wicak

PORTALSURABAYA -Hari pertama seluruh element kepolisian dan FORUM Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) meluncurkan tim pemburuan pelanggar protokol kesehatan yang dilepas oleh Kapolda Jatim Irjen Pol.M Fadil Imran beserta Forkompimda di halaman Polrestabes Surabaya dengan bertujuan menindak tegas para pelanggar yang tak mematuhi protokol kesehatan demi meminimalisirkan angka penyebaran virus corona khususnya di Surabaya.

Tim pemburu pelanggar protokol kesehatan COVID-19 beranggotakan 178 orang, meliputi personel TNI, Polri, Satpol PP, dan relawan masyarakat.

Pada peluncuran tim pemburu pelanggar protokol kesehatan ini disebar keseluruh wilayah Surabaya, dan akan menindak langsung bagi para pelanggar yang tidak mematuhi dengan melakukan sidang di tempat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa protokol kesehatan ini harus ditegakkan kedisiplinannya.

Sebelumnya Pemerintah telah menerbitkan berbagai instrumen perundang-undangan, seperti dari pusat yang berupa Inpres, perpres, peraturan menteri termasuk surat edaran dari berbagai kementerian.

Sedangkan, dari Pemprov Jatim terdapat Perda Nomor 2 Tahun 2020 yang merupakan hasil diskusi bersama DPRD, Kapolda serta Pangdam, dan kemudian diikuti dengan Pergub, Perwali dan Perbup se-Jatim.

"Proses sosialisasi telah kita gencarkan sebelumnya dan sekarang kita harus menindak tegas bagi para pelanggar" ucapnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, selama dua hari mulai tanggal 14 dan 15 September 2020, petugas sudah memberi pada 3.624 warga. Teguran lisan sebanyak 2.738, tertulis sebanyak 886, sanksi sosial sebanyak 1.933, denda administratif terkait badan usaha 538 kali.

Jumlah nilai denda seluruh jajaran Polda Jatim sebesar Rp21.143.000 dan penyitaan KTP ada 190 kali."Kita lakukan penindakan hukum perda nomor 2 tahun 2020, tentang protokol kesehatan, masyarakat yang banyak melanggar yaitu tidak tertib menggunakan masker," kata Trunoyudo.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran mengatakan sasaran operasi yustisi ada yang mobile dan stasioner.

Halaman:

Editor: Julian Romadhon


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X