Acuhkan Perwali Nomor 33 Tahun 2020, Cat's Pajamas Buka Hingga Larut Malam

- 15 September 2020, 22:50 WIB
Suasana Club Cat's Pajamas. Foto: Ist /

PORTALSURABAYA.com - Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama dengan pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP saat ini tengah gencar untuk menegakkan Perwali No 33 Tahun 2020.

Dengan adanya Perwali No 33 Tahun 2020, pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP yang tengah gencar melakukan operasi patih protokol kesehatan akan memberikan sangsi kepada masyarakat yang tidak mematuhi peraturan tersebut.

Namun, aturan Perwali No 33 Tahun 2020 ini menjadi tidak ada artinya, ketika sebuah club di Kota Surabaya yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso No 11, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur tidak diindahkan oleh pihak managemen Club Pajamas.

Pemandangan yang sangat berbeda di Club Cat's Pajamas banyak sekali orang yang datang tanpa mengenakan masker maupun tanpa melakukan sosial distancing club pajamas ini.

Meskipun club ini pernah didatangi oleh satuan Satpol PP, namun masih tetap saja membandel bahkan aturan jam malam pun tidak digubris, yang seharusnya menghentikan semua kegiatan pada pukul 21.00 malam tidak di hiraukan oleh club pajamas. Club ini nekat terus melakukan kegiatannya hingga larut malam melebihi batas jam malam yang di tentukan.

Baca Juga: Apa Yang Harus Anda Lakukan Apabila Terinfeksi COVID-19 ?, Ternyata ini jawabannya...

Para pengunjung yang akan memasuki club pajamas ini pun hanya dilakukan pemeriksaan suhu, salah satu pengunjung berinisal K yang tidak ingin di sebutkan namanya ini pun mengatakan jika ia sering sekali datang ke tempat ini untuk berkumpul bersama teman-teman sembari mendengarkan alunan musik hingga larut malam.

"Saya memang sudah langganan kesini mas, hingga larut malam meskipun tempat ini pernah di datangi Satpol PP kita cuma berhenti sejenak tidak lama mulai lagi sampai pagi," ucap K salah satu pelanggan Cat's Pajamas.

Jika hal ini dibiarkan, tentu saja Surabaya tidak akan pernah menjadi zona hijau. Kerumuman manusia yang datang tanpa mengindahkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, tentunya sangat disayangkan sekali. Apalagi, kegiatan tersebut melanggar UU Perwali No 33 Tahun 2020 yang saat ini tengah gencar disosialisasikan oleh banyak pihak dan instansi pemerintah.**

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X