Pelaku Penganiaya Dokter Digulung Subdit Jatanras Polda Jatim

- 10 Agustus 2020, 18:19 WIB
Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andreas Ratulangi didampingi Kasubdit Penmas AKBP Sinwan realeas penganiayaan terhadap dokter Senin (10/8/2020) /Anto/
 
 
Portal Surabaya, Pikiran Rakyat Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan tersangka perkara pengeroyokan seorang dokter RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi yang dilakukan oleh sekelompok orang dari LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Senin (10/8/2020).
    Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andreas Ratulangi didampingi Kasubdit Penmas AKBP Sinwan menjelaskan pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020 sekira 22.30 wib, datang pasien di UGD Blambangan untuk berobat dijalan Letkol Istiqlah RSUD Blambangan, Banyuwangi. Dan saat itu, pasien tujuan berobat, kebetulan waktu itu yang menerima pasien dokter YN sedangkan korban (dokter MKM), juga berada di UGD yang sedang menangani pasien lain. Dan hasil pemeriksaan medis dokter YN tersebut dinyatakan rawat jalan dan boleh pulang sekira jam 23.50 wib. 
    Kemudian, lanjut Pitra, datang segerombolan orang yang tidak dikenal dengan menggunakan seragam sama lorek lorek abu abu kombinasi kuning diperkirakan kurang lebih berjumlah 10 orang dan tiba tiba dengan nada kasar memasuki UGD.
    Gerombolan orang tersebut menanyakan kenapa pasien yang ditangani dokter YN dipulangkan, mengetahui hal itu, korban (dokter MKM), menghampiri gerombolan orang yang berada ditempat dokter jaga dengan tujuan melerai atau menetralisir situasi, sesampainya ditempat dokter jaga tanpa kata kata korban ( dokter MKM), dipukul dari arah belakang yang akhirnya jatuh tersungkur dan masih dipukuli oleh banyak orang yang akhirnya korban (dokter MKM), mendengar ada perawat yang berteriak mengatakan kalau ada polisi datang yang akhirnya berhentilah gerombolan orang orang berhenti memukuli korban. Akibat pukulan orang tersebut korban merasa pusing dan akhirnya tidak sadarkan diri. Dari kejadian ini, korban mengalami luka sakit dipunggung dan sakit dikepala bagian belakang.
   Kemudian pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2020 jam 09.45 wib kirban lapor ke Polsek Banyuwangi.
   Sedangkan modus pelaku pasien an Senari ke UGD ditangani oleh dokter jaga atau korban ( dr.MKM), dari hasil diagnosa pasien disarankan rawat jalan kemudian datang anggota GMBI yang menemani pasien dari awal meminta kepada dokter surat pernyataan yang menyatakan pasien tidak perlu rawat inap namun dokter jaga tidak bersedia memberi sehingga salah satu seorang anggota GMBI an MRT mengubungi ketua GMBI an tersangka Subandik kemudian selang beberapa waktu sekitar 10 orang melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dr MKM.
   Para tersangka Subandik,37, sopir Dusun Krajan RT 003/RW 001 Desa Telemung Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi ( Ketua GMBI), Mathan,34, warga Dusun Krajan RT 05 RW 10  Desa Wongsorejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi, Haryono,34,warga Desa Karangrejo Selatan RT 01 RW 01 Desa Wongsorejo Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.
   Tersangka Subandik saat diperiksa mengaku dirinya saat itu ditelpon oleh MRT menghubungi dirinya dan dia membawa 10 orang anggota GMBI ke rumah sakit dan melakukan penganiayaan." Banyak orang saya yang memukul,"terangnya.akibat perbuatannya dikenakan pasal 214,351 dan 170 KUHP ancaman 8 tahun penjara.nt
   

Editor: Anto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X