Usai Rapid Test Dua Kali Ibu Muda Melahirkan di Kamar Mandi

- 2 Agustus 2020, 19:48 WIB
Foto ist

PORTALSURABAYA -Sempat ditolak beberapa bidan dan puskesmas karena hasil rapid test-nya reaktif, Fitria Rohmatika (26), ibu muda asal Dusun Gundu, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu melahirkan bayinya di kamar mandi rumahnya.

Fitri, sapaan Fitria Rohmatika menjelaskan bahwa dirinya pernah mengikuti rapid test di Puskesmas Bumiaji pada (10/6/2020) dengan hasilnya reaktif. Dia kebingungan dengan hasil rapid test itu, lantaran tidak pernah pergi ke mana-mana dan menerima tamu dari luar kota.

"Mungkin reaktif karena waktu itu saya kurang enak badan karena flu. Setelah saya isolasi mandiri, pada 19 Juni melakukan rapid test lagi dan hasilnya nonreaktif. Tapi saat selesai rapid test petugas tidak memberi surat keterangan nonreaktif," ungkap Fitri, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga: Si Jago Merah Lalap Rumah Dua Lantai

Fitri melanjutkan, sekitar pukul 13.00 Wib, (7/7/2020), ia mengalami kontraksi. Ia lalu menuju ke salah satu bidan di dekat tempat tinggalnya dengan niat untuk melakukan persalinan. Namun ia ditolak kembali dengan alasan hasil rapid test-nya pernah menunjukkan hasil reaktif.

"Jadi bidannya itu melihat buku riwayat hamil (Buku Kesehatan Ibu Hamil dan Anak). Dicatatan saya memang ada tulisan COVID plus (+), kemudian saya urus untuk meminta surat keterangan hasil rapid test yang nonreaktif di puskesmas. Lalu ketika saya kembali, bidannya tetap tidak mau, mungkin karena takut," papar Fitri.

Setelah itu Fitri menuju ke tempat praktik salah satu bidan di Dusun Gondang, Desa Tulungrejo, tetapi kembali ia ditolak dan diminta untuk melakukan persalinan di RS Ibu dan Anak Haji (RS Islam Batu), tetapi tidak dibuatkan surat rujukan.

Terakhir menjelang bukaan kelima, Fitri mencoba ke salah satu bidan yang berada di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo. Lagi-lagi bidan di sana meminta Fitri pulang dengan alasan masih bukaan satu.

"Sampai di rumah saya mau ganti pakaian di kamar mandi, terus bayinya tiba-tiba keluar," ucap Fitri.

Mengetahui kejadian itu, Fitri langsung menyelamatkan bayi. Setelah itu keluarganya memanggil bidan desa yang berada di dekat rumahnya agar ada pertolongan bagi ibu dan bayinya.

Halaman:

Editor: Julian Romadhon


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X