Warga Wonocolo Bentuk Tim Gugur Tugas dan Kampung Lalu Lintas Steril Covid-19

- 2 Agustus 2020, 16:10 WIB
Warga melintasi gerbang Kampung Lalu Lintas Steril Covid. Foto: Julian /

PORTALSURABAYA -Didalam masa pandemi yang berkepanjangan khususnya di Kota Surabaya membuat sejumlah warga di Kota Pahlawan berlomba-lomba untuk berinovasi.

Seperti yang dilakukan Warga Wonocolo RT 03 RW 05 Kelurahan Jemurwonosari Surabaya, mereka melakukan inovasi dengan membuat "Kampung Lalu Lintas Steril Covid-19".

Kampung ini sengaja diciptakan agar warga Wonocolo terbebas dari virus corona. Berawal dari banyaknya warga yang terpapar hingga ada yang meninggal dunia dengan status PDP, sehingga muncullah ide untuk membuat kampung tersebut.

Ali (38) penggagas menceritakan, kampung Lalu Lintas Steril Covid, ide membuat kampung bertema lalu lintas karena dirinya tidak ingin banyak himbauan yang ditempel di tembok tanpa mengindahkan estetika.

Baca Juga: Pengertian SOP, Tujuan, Fungsi, Manfaat Standard Operating Procedure

"Saya pilih cara yang simpel atau ringkes dengan mengingatkan warga melalui rambu-rambu covid yang kita pasang di depan pintu masuk kampung," jelas Ali, Minggu (2/8/2020).

Kenapa kampung lalu lintas, tambah Ali, Karena ada rambu-rambu covid yang kita bikin.

Ada 3 rambu-rambu covid yang kita pasang di pintu masuk kampung, yakni dilarang masuk tanpa menggunkan masker, hati-hati jaga jarak minimal 1,5 meter dan dilarang berhenti mematuhi protokol covid.

"Rambu-rambu tersebut untuk mengingatkan warga betapa pentingnya menjaga diri dengan mematuhi protokol covid agar tidak menjadi pasien baru atau menambah daftar pasien rumah sakit," terangnya.

Selain rambu-rambu, lanjut Ali, di Kampung Lalu Lintas Steril Covid yang berada di wilayah kampung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini, juga dipasang traffic light covid di depan gang.

Halaman:

Editor: Julian Romadhon


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X