Bengkel Chevrolet Kini Berdiri di Jalan Biliton No 49 Surabaya

- 28 Juni 2020, 16:29 WIB
Meski General Motor (GM) dinyatakan hengkang dari Indonesia pada akhir 2019, meski demikian sparepart dan masih tetap ada berdiri, salah satunya di Kota Surabaya. Foto: Dok Pribadi

PORTALSURABAYA.com - Hengkangnya General Motor (GM) dari pasar otomotif Indonesia per Maret 2020, otomotis perusahaan otomotif multinasional asal Amerika Serikat yang membawahi merek Chevrolet tidak akan lagi memproduksi produk baru.

Meski demikian, sebagai bentuk pertanggungjawaban dari GM terhadap konsumennya di Indonesia, pihak GM menjamin ketersediaan sparepart nya tetap bisa diperoleh.

Begitu pula dengan masyarakat Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya yang sampai saat ini masih setia menjadi pengguna Chevrolet, tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan sparepart dan bengkel Cherolet.

Pasalnya, di Kota surabaya tepat di Jalan Biliton Kota Surabaya, berdiri bengkel Chevrolet dimana di situ juga tersedia seluruh sparepart Chevrolet.

Bengkel Chevrolet yang berada di bawah bendera PT Lior Jaya Sentosa ini berlokasi di Jl Biliton No 49, Kota Surabaya. Posisinya yang berada di tengah Kota urabaya, tentunya membuat bengkel ini mudah dijangkau dari mana saja.

Menurut keterangan Andy Andrias, pemilik bengkel Chevrolet ini mengatakan, jika dirinya bersedia membuka layanana bengkel khusus Chevrolet di KOta Surabaya tidak lain karena kecintaannya pada produk asal Amerika ini.

Sebagai informasi, Chevrolet di Indonesia memiliki penggemar loyal yang tidak sedikit. Bahkan menurut data OLX justeru memperlihatkan jika ternyata harga mobil bekas Chevrolet relative stabil.

 Menurut data OLX pada akhir bulan November 2019, terjadi peningkatan permintaan mobil Chevrolet sebesar 6%. Di bulan Oktober 2019, permintaan (calon pembeli) berada pada angka 29.182 sedangkan di bulan November 2019, permintaan ada pada angka 30.883 ribu.

Dari segi harga rata-rata, walaupun tidak signifikan, namun mengalami peningkatan sebesar 1%, dari IDR 105 juta (Oktober 2019) menjadi IDR 106 juta (November 2019). Tentunya ini bervariasi bergantung pada tipe dan tahun produksi mobil.

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X