Masyarakat Bisa Lapor, Saat Lihat Anggota Polisi Mabuk dan Masuk Tempat Hiburan

- 26 Februari 2021, 19:35 WIB
Mabes Polri
Mabes Polri /

PORTALSURABAYA.COM - Mekanisme pengawasan anggota Polri usai keluarnya aturan mengonsumsi minuman keras dan masuk ke tempat hiburan adalah dengan menggunakan laporan masyarakat sebagai landasan pengawasan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono, pada Jumat, 26 Februari menjelaskan, "Mekanismenya, melalui adanya laporan dari masyarakat kemudian ditindak lanjuti laporan tersebut. Selanjutnya, anggota Profesi dan Pengamanan (Propam) turun ke lapangan memantau perilaku anggota".

Dalam siaran pers Mabes Polri, Brigjen Pol. Rusdi menegaskan bahwa anggota yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi.

"Jika ada perilaku anggota yang melanggar ketentuan, maka Propam akan melakukan tindakan terhadap anggota yang melanggar," tutur Jenderal Bintang Satu.

Disisi lain Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Irjen Pol. Ferdy Sambo menyatakan bakal melarang anggota Polri ke tempat hiburan malam dan mengonsumsi minuman keras.

Pelarangan ini bertalian dengan dengan kasus penembakan oleh Bripka CS di Cengkareng, Jakarta Barat, yang menyebabkan tiga orang tewas dan satu luka. Tiga korban yang meninggal dunia yakni anggota TNI berinisial S dan dua pegawai kafe berinisial FSS dan M.

"Propam Polri akan melakukan penertiban terhadap larangan anggota Polri untuk memasuki tempat hiburan dan meminum minuman keras, termasuk penyalahgunaan narkoba," tegas Irjen Pol. Ferdy Sambo.

Dismamping itu, Divisi Propam Polri akan melakukan pengecekan kembali prosedur pemegang senjata api terhadap seluruh jajaran anggota di semua wilayah. ***




Editor: Julian Romadhon


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X