Deteksi Covid-19 Lebih Nyaman Dengan Saliva PCR Test

- 4 Juni 2021, 13:27 WIB
Alat Saliva PCR Test.
Alat Saliva PCR Test. /Istimewa/


PORTALSURABAYA.COM - Seiring peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap hasil tes PCR Covid-19, seperti syarat bepergian keluar kota, syarat masuk kerja, sekolah, kuliah dan beberapa kebutuhan lainnya. Rumah Sakit Wava Husada, Kecamatan Kepanjen menyedikan Saliva PCR Test.

Kelebihan Saliva PCR Test ini bisa mendeteksi virus Covid-19 dengan lebih nyaman, aman dan ramah terhadap pasien. Pasalnya, sampel yang digunakan test ini, hanya mengunakan air liur pasien.

Baca Juga: Kurangi Sampah Plastik, Pembalut Wanita Ini Kemasan Kertas

Berbeda dengan PCR dengaan swab test, yang harus mengambil cairan mukosa yang ada tenggorokan dan di hidung.

"Ini kami berupaya penuhi kebutuhan pasien. Kalau PCR dengan swab, itu banyak pasien yang mengeluh. Terutama anak-anak yang cenderung tidak bisa kooperatif. Namun dengan Saliva PCR, dirasa akan lebih mudah. Akurasinya juga sama dengan PCR dengan swab test," ungkap Kepala Bagian (Kabag) Marketing RS Wava Husada, Rini Minarsih S. Kep Ners, Jum'at (4/6/2021).

Baca Juga: Pemerhati Lingkungan Hidup di Jatim Pertanyakan Dugaan Proyek Reklamasi di Kawasan Ini ...

Untuk itu, dirinya berharap agar masyarakat tidak takut untuk melakukan deteksi dini terhadap Covid-19. Apalagi jika kondisi saat ini, Covid-19 masih dapat dibilang menjadi momok bagi masyarakat.

"Intinya jangan takut ke rumah sakit dan jangan pertaruhkan keselamatan keluarga karena terlambat mencari pertolongan. Dan terutama, untuk (pencegahan) Covid-19, jangan lupakan 5M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi," pungkasnya.

Baca Juga: Unusa Jalin Kerja Sama Dengan DJKI, Terkait Tentang Pelindungan Dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual

Tarif yang dipatok dalam sekali test PCR, baik swab maupun saliva adalah sebesar Rp 950 ribu. Sedangkan untuk homecare, sebesar Rp 1.100.000.

Berdasarkan pantauannya, di Malang Raya tidak banyak rumah sakit saja yang memiliki alat Saliva PCR Test tersebut.

Tidak hanya itu, RS Wava Husada juga mempunyai alat test antibodi Covid-19 kuantitatif reseptor binding domain (RBD). Alat tersebut secara spesifik mengukur tingkat antibodi seseorang terhadap Covid-19. Artinya, mengukur kekebalan seseorang terhadap virus Covid-19.

Baca Juga: Cek Harga Kedelai di Pasaran, Tim Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Hasilnya...

"Ibaratnya, antibodi pada tubuh seseorang ini adalah tentara yang menjadi pertahanan tubuh. Sementara dengan test tersebut, kita bisa mengetahui seberapa kuat antibodi pada tubuh seseorang terhadap Covid-19," bebernya.

Secara spesifik, alat tersebut mengukur tingkat antibodi pada tubuh seseorang yang pernah (terpapat) terpapar Covid-19. Sehingga, dengan alat tersebut, secara tidak langsung juga dapat mendeteksi seseorang apakah pernah terpapar Covid-19 atau tidak. Termasuk, orang yang belum pernah test Swab PCR sekalipun.

Baca Juga: Demi Mempercepat UMKM Jabar Go Digital, Ridwan Kamil Gandeng Shopee dalam Membuka Shopee Center

"Jadi yang diukur itu tingkat antibodi Covid-19 itu sendiri. Sehingga, juga bisa mendeteksi, seseorang ini pernah terpapar Covid-19 atau belum. Juga mengukur antibodi seseorang setelah vaksin. Sementara kalau PCR Test itu kan untuk penegakan diagnosa. Apakah seseorang masih terpapar Covid-19 atau tidak," terang dia.

Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk test ini sebesar Rp 190 ribu untuk satu kali testnya. Sementara hasilnya dapat diketahui maksimal 1 sampai 2 jam. Selain itu, alat ini juga dapat mendeteksi pendonor konvalensen, yang dimiliki mantan penyintas Covid-19.

Editor: Imron Haqiqi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X