Omnimbus Law Berpihak Pada Buruh, Hotman Paris: Majikan Tak Bayar Pesangon Dianggap Kejahatan

- 18 Oktober 2020, 08:29 WIB
Hotman Paris /Instagram @hotmanparisofficial

PORTALSURABAYA.com - Salah satu pengacara papan atas Indonesia, Hotman Paris, buka suara mengenai isi dari Omnimbus Law UU Cipta Kerja.

Menurut pandangan publik, Omnimbus Law hanya mementingkan para investor. Hal ini dikarenakan investor tidak perlu menetapkan UMR, tidak perlu mengeluarkan pesangon, dan lain sebagainya.

Namun, pengacara yang suka bergaya mewah ini justru memberikan pendapat berbeda yakni tentang adanya keuntungan bagi para buruh.

Baca Juga: Hotman Paris: Majikan Tak Memberi Pesangon Bisa Dihukum!

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Keamanan Akun ShopeePay, Simak Caranya

Hotman Paris mengatakan bahwa ada pasal yang mengharuskan pemberi kerja memberikan pesangon kepada para pekerja.

"Kabar bagus untuk pekerja dan buruh, saya baru membaca draf Cipta Kerja Omnibus Law. Di sini ada pasal yang sebutkan apabila majikan tidak bayar uang pesangon sesuai ketentuan UU ini, akan dianggap melakukan tindak pidana kejahatan," ungkap Hotman dikutip Portalsurabaya.com melalui akun Instagramnya.

Menurut dia ancaman pidana yang bisa didapatkan oleh pemberi kerja ini adalah maksimal 4 tahun penjara. Karena itu jika pemberi kerja masih bandel maka bisa dilaporkan ke pihak kepolisian.

Halaman:

Editor: Rere Radilla


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X