Hotman Paris: Majikan Tak Memberi Pesangon Bisa Dihukum!

- 18 Oktober 2020, 08:00 WIB
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.* /Instagram @hotmanparisofficial./

Portalsurabaya.com - Mengenai UU Cipta Kerja yang penuh kontroversi, akhirnya pengacara kaya raya yakni Hotman Paris memberikan pernyataan terkait hal ini.

UU tersebut dianggap hanya mementingkan para investor karena tidak perlu menetapkan biaya UMR, tidak mengeluarkan pesangon, dan lain sebagainya.

Namun, pengacara satu ini justru memberikan pendapat berbeda yakni tentang adanya keuntungan bagi para buruh.

Baca Juga: 7 Fakta Pollycarpus Budhari Priyanto, Kasus Pembunuh Munir hingga Disebut Meninggal Karena Covid-19

Hotman Paris mengatakan bahwa ada pasal yang mengharuskan pemberi kerja memberikan pesangon kepada para pekerja.

"Kabar bagus untuk pekerja dan buruh, saya baru membaca draf Cipta Kerja Omnibus Law. Di sini ada pasal yang sebutkan apabila majikan tidak bayar uang pesangon sesuai ketentuan UU ini, akan dianggap melakukan tindak pidana kejahatan," ungkap Hotman melalui akun Instagramnya.

Menurut dia ancaman pidana yang bisa didapatkan oleh pemberi kerja ini adalah maksimal 4 tahun penjara. Karena itu jika pemberi kerja masih bandel maka bisa dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Ini Arti Salam Tiga Jari untuk Pemerintah Thailand, Tak Jarang yang Ditangkap Akibat Aksi Tersebut

Halaman:

Editor: Farid Ansori


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X