Peneliti ITB Ungkap Tsunami 20 Meter Pulau Jawa Adalah Skenario Terburuk, Seburuk Apa?

- 1 Oktober 2020, 06:52 WIB
Hasil riset peneliti ITB soal potensi tsunami 20 meter di Pulau Jawa menjadi polemik /Pixabay/Stefan Keller

PORTALSURABAYA.com - Seminggu terakhir masyarakat ramai membicarakan potensi tsunami setinggi 20 meter di selatan Jawa  yang di teliti oleh sejumlah ilmuwan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sebagian dari masyarakat menjadi teredukasi mengenai pengertian dan bahaya dari tsunami. Namun, sebagian lagi masyarakat menjadi panic dan cemas akan potensi ini.

Guru besar Seismologi ITB Sri Widiyantoro, yang merupakan salah satu ilmuwan yang meneliti potensi tsunami 20 meter mengatakan jika pihaknya tidak berniat menimbulkan kegaduhan atas apa yang ditemukan oleh timnya.

Baca Juga: Alat Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami Hilang, Warga Daerah Ini Harus Lebih Waspada

Baca Juga: Tenang, Wilayah Ini Siap Hadapi Tsunami 20 Meter Dampak dari Gempa Bumi Megatrhust Jika Terjadi

Widiyantoro menjelaskan pendapatnya melalui konferensi pers virtual ‘Penjelasan Publik Resiko Tsunami di Selatan Pulau Jawa’ yang diadakan oleh Kemenristek, Rabu sore tanggal 30 September 2020.

"Riset ini dimulai dari keingintahuan setelah ada paper dari Inggris oleh Ron Harris dan Jonathan major yang memberikan tsunami di dekat Pangandaran. Mereka memperkirakan gempa yang besar di tahun 1568 dan 1899," kata Widiyantoro.

Bekerja sama dengan sejumlah ahli data Global Positioning System (GPS) dan ahli tsunami, hasil studi yang dilakukan dari berbagai sisi yaitu tentang seismic gap di selatan Pulau Jawa.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Keamanan Akun ShopeePay, Simak Caranya

Halaman:

Editor: Suhemanto


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X