Anies Baswedan Disebut Telah Menyebabkan Kerugian dengan Berlakunya PSBB Ketat, PHK Buruh Termasuk

- 1 Oktober 2020, 05:07 WIB
Anies Baswedan /

PORTALSURABAYA.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang diberlakukan di Jakarta ternyata dianggap merugikan masyarakat.

Arief Poyuono selaku Ketua Umum (Ketum) Lembaga, Pemantau Penanganan Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional (LPPC19-PEN), akhirnya mengajak buruh untuk menolak penerapan PSBB DKI Jakarta tersebut.

Kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur Anies Baswedan tersebut menurut Arief sudah menimbulkan banyak kerugian bagi kaum buruh.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Keamanan Akun ShopeePay, Simak Caranya

Baca Juga: Peringati Hari Batik Nasional, Anies Baswedan: Tradisi Memakai Batik Merupakan Terobosan

"Kaum buruh harus tolak PSBB ketat, kebijakan Anies Baswedan yang telah menyebabkan kerugian bagi kaum buruh," ujarnya pada Rabu 30 September 2020 dikutip Pikiran-Rakyat.com dalam RRI.

Arief beranggap, pemberlakuan PSBB telah menyebabkan kaum buruh kesusahan.

Hal ini menurutnya dibuktikan dengan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) buruh secara besar-besaran.

Baca Juga: Anies Baswedan Terancam Dicopot Jabatannya Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Mengapa?

Baca Juga: Anies Baswedan Menilik Program Grebek Lumpur Guna Menghadapi Musim Hujan di Jakarta

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X