Mundur Usai Ditegur Luhut, Rupanya Ini yang Jadi Alasannya dr Akmal Taher

- 28 September 2020, 15:18 WIB
Mantan Kepala Satgas Covid-19 dr Akmal Taher. Foto: Ist /

PORTALSURABAYA.com - Mundurnya dr Akmar Taher selaku kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mengejutkan banyak pihak.

Meski demikian lewat obrolan Kawal Episode 6 yang disiarkan kanal Youtube CISDI TV, Sabtu (26/9/2020) sedikitnya mulai terungkap, alasannya dirinya mundur dari jabatannya tersebut.

Mantan Kepala Bidang Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof Dr dr Akmal Taher menyebut ada beberapa pihak yang berupaya untuk mengecilkan angka kasus kematian pasien terinfeksi Virus Corona (Covid-19) di tanah air.

"Jadi memang ada yang berusaha agak mengecilkan jumlah kematian karena Covid-19. Tapi itu kan berbahaya, seakan-akan kita bilang prevalensi seperti itu, menularnya sedikit jadinya," kata Akmal dalam Obrolan Kawal Episode 6 yang disiarkan melalui kanal Youtube CISDI TV, Sabtu (26/9).

Hal itu ia sampaikan guna merespons kabar perubahan definisi kematian di Indonesia yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Akhiri Polemik Masker Scuba dan Buff, Pemerintah Tetapkan Aturan Masker Kain Wajib SNI Ini Syaratnya

Pada Senin (21/9), Staf Ahli Menteri Kesehatan bidang Ekonomi Kesehatan, M Subuh menyebut perlunya meredefinisi kasus meninggal Covid-19. Menurutnya, pasien meninggal bisa disebabkan Covid-19 atau penyakit penyerta.

Menurut Akmal, definisi kematian yang digunakan saat ini merupakan artian yang telah sama-sama disepakati berdasarkan kajian epidemiologis dalam menghadapi sebuah pandemi.

"Kita pakai definisi jelas tentang dalam keadaan wabah secara epidemiologis," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X