Ramai Isu Vaksin Covid-19 Buatan China Mengandung Babi, Akhirnya Bio Farma Buka Suara

- 27 September 2020, 13:52 WIB
ilustrasi vaksin Covid-19 /

PORTALSURABAYA.com - Beredar pesan berantai di tengah masyarakat yang menyebut jika salah satu bahan yang digunakan untuk membuat vaksin corona (Covid-19) adalah babi.

Di dalam pesan tersebut juga mengatakan bahwa vaksin yang berasal dari China merupakan bagian dari sindikat perdagangan gelap internasional.

Pesan berantai tersebut mengatasnamakan Relawan Pribumi dan Santri masyarakat menolak vaksinasi virus corona.

Baca Juga: Kepala BMKG Mengigatkan, Hanya Dibutuhkan Waktu 20 menit Gelombang Tsunami Sampai ke Pantai

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, Berikut Manfaat Luar Biasa Ampas Kopi Bagi Tubuh Manusia

Faktanya, vaksin Sinovac buatan China tidak mengandung gelatin babi. Hal ini dipastikan oleh Bio Farma dan saat ini vaksin Sinovac sedang diproses setifikasi halalnya oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sinovac Biotech Ltd. selaku perusahaan pembuat vaksin sudah membuat surat pernyataan yang telah diterima oleh PT Bio Farma. Surat tersebut berisi jika vaksin yang diproduksi tidak mengandung unsur babi.

Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir menyampaikan pernyataan tersebut saat video conference dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kamis tanggal 27 Agustus 2020.

Baca Juga: Mulai Janda Bolong sampai Aglonema, Inilah Tanaman Hias yang Banyak Diminati Orang Kala Pandemi

Halaman:

Editor: Suhemanto


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X