Banjir Bandang di Sukabumi, BMKG: Salah Satu Dampak Cuaca Ekstrim di Jawa Barat

- 22 September 2020, 12:34 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem /Pixabay/

PORTALSURABAYA.com – Banjir bandang yang melanda wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menerangkan bahwa penyebab timbulnya cuaca ekstrem sehingga memicu hujan lebat dan banjir.

"Hujan lebat ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil dan diperkuat dengan adanya fenomena gelombang Rossby ekuatorial serta adanya daerah pertemuan angin atau konvergensi," kata Guswanto hari ini, Selasa 22 September 2020.

Fenomena alam memang tidak mudah untuk diprediksi, tetapi BMKG sudah memberi peringatan dini, agar setiap masyarakat lebih waspada.

Baca Juga: UPDATE BMKG: Gempa dengan Kekuatan 4,9 SR dan Peringatan Dini Tentang Cuaca Besok

"Kombinasi dari ketiga fenomena atmosfer ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Jawa Barat," ucap Guswanto.

Salah satu dari peristiwa sebagai dampak cuaca ekstrem ini adalah banjir bandang di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi pada kemarin Senin 21 September 2020.

Curah hujan intensitas tinggi  tercatat hingga 110 mm dalam periode 4 jam yaitu pada pukul 15.00-19.00 WIN yang diamati di Citeko.

Guswanto menjelaskan bebih lanjut bahwa cuaca ekstrem diprediksi berlangsung selama sepekan ke depan.

Hal ini juga dipicu adanya musim pancaroba yang akan terjadi pada September hingga November mendatang.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X