Kemenkes Larang Penggunaan Masker Scuba dan Buff, Intip 3 Masker Rekomendasi WHO

- 22 September 2020, 12:44 WIB
Ilustrasi. Penggunaan masker scuba dan buff tidak disarankan karena tak mampu menangkal Covid-19. /Gabriele Lasser / Pixabay

PORTALSURABAYA.COM – Baru-baru ini gencar diberitakan bahwa masker jenis scuba dan buff ternyata bahaya digunakan karena 2 jenis masker tersebut memiliki efektivitas antara 0-5%, angka ini jauh di bawah masker kain tiga lapis dengan persentase efektivitas 50-70% sehingga tidak mampu mencegah droplet.

Hal ini membuktikan bahwa tidak semua masker aman digunakan untuk menangkal virus Corona. Untuk itu, di Indonesia telah banyak yang melarang menggunakan masker berjenis scuba dan buff.

Seperti yang dilakukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sejak Senin lalu, KCI telah resmi melarang penumpang KRL mengenakan musker scuba dan buff.

Baca Juga: Hati-Hati Ini Deretan Masker Paling Rentan, Scuba dan Buff Jadi Nomor Satu
Baca Juga:
Masker Scuba Dilarang, Pemprov Jabar Dilema Terlanjur Pesan Jutaan Masker Scuba ke UKM

Sebagai gantinya, pihak KCI mewajibkan para pengguna KRL untuk memakai masker medis atau masker kain yang terdiri dari tiga lapis.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat menggunakan masker yang baik dan berbahan benar, termasuk perihal masker kain. Kain yang digunakan tidak boleh sembarangan.

"Masker kain yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan dengan kain tipis seperti masker scuba dan buff," tegas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Yurianto.

Untuk itu, Portalsurabaya.com telah merangkum 3 jenis masker yang efektif digunakan dan mampu menahan droplet sehingga mencegah penularan virus Corona.

Baca Juga: Pengganti Masker Scuba dan Buff yang Efektif Tangkal Corona
Baca Juga:
Perlukah Menyelipkan Tisu ke Dalam Masker Kain?

Halaman:

Editor: Putri Ayu Andar Wanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X