Cara Cepat Cek IMEI Sebelum Diblokir, Tak Terdaftar di Database Pemerintah? Lakukan Hal Ini

- 17 September 2020, 12:31 WIB
Pedagang mengecek nomor IMEI di salah satu gerai di Metro Atom, Jakarta, Kamis 20 Agustus 2020. /ANTARA/M Risyal Hidayat

PORTALSURABAYA.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai Selasa tanggal 15 September 2020 aturan IMEI sudah berlaku penuh.

Kominfo melakukan pemblokiran ponsel bodong alias ilegal yang tidak terdaftar dan tidak memiliki nomor IMEI.

Setelah Central Equipment Identity Register (CEIR) sebagai pusat pengolahan informasi IMEI yang dibangun oleh Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) resmi beroperasi aturan IMEI berlaku penuh.

Baca Juga: Beli HP? Pastikan IMEI Sudah Terdaftar Jika Tidak Ponselmu Ilegal, Ini Konsekuensinya

IMEI merupakan singkatan dari International Mobile Equipment Identity. IMEI adalah serangkaian angka yang terdiri dari 15 digit dan setiap ponsel pasti berbeda.

Nomor IMEI berlaku untuk setiap slot kartu yang dimiliki ponsel. Jika hanya satu SIM, maka nomor IMEI pun akan tertulis satu, sedangkan jika dual SIM, maka nomor IMEI pun akan tertulis ada dua.

Dampak pemblokiran ponsel ilegal tidak terdapat nomor IMEI mengakibatkan ponsel tidak bisa mendeteksi jaringan seluler apapun.

Baca Juga: Cuma Bisa Umbar Aib Tutupi Kerugian Pertamina, Ahok Kena Semprot Anggota Dewan

"Semua perangkat telekomunikasi jenis handphone, komputer genggam dan komputer tablet yang IMEI-nya tak terdaftar di sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler," kata pemerintah dalam keterangan pers bersama, hari Rabu tanggal 16 September 2020.

Halaman:

Editor: Suhemanto


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X