Teka Teki Lokasi Pembangunan Panel listrik PLTS di Kecamatan Palu'e', Ini Jawaban Bupati SIikka

- 17 September 2020, 09:06 WIB
Bupati SIikka Fransiskus Roberto Diogo Ssos Msi saat ditemui di rumah pribadinya Jalan Lingkar Luar Kota Maumere Kabupaten SIikka, Rabu (16/9/2020). Foto: Ist /


PORTALSURABAYA.com - Kerinduan masyarakat Kecamatan Palu'e Kabupaten Sikka Propinsi NTT terhadap listrik yang masuk ke desanya tidak pernah sirna.

Pasalnya, sejak Indonesia merdeka sampai dengan hari ini masyarakat Kecamatan Palu'e belum menikmati terangnya listrik.

Pulau yang dihuni sekitar 12 ribu lebih jumlah penduduk dengan jumlah desa sebanyak delapan yaitu desa Maluriwu, Desa Ladolaka, Desa Tuanggeo, Desa Rokirole, Desa Nitung Lea, Desa Reruwairere, Desa Kesokoja dan Desa Lidi memiliki keunikan tersendiri karena terdapat satu gunung berapi yaitu Gunung Rokatenda. 

Belakangan teka teki kapan Pulau Palu'e terang benderak oleh masuknya listrik akhirnya terjawab sudah, karena saat ini proses instalasi jaringan listrik dari PT PLN hampir rampung di seluruh desa di wilayah Kecamatan Palu'e.

Namun, untuk memastikan bahwa kapan Palu'e terang tidak hanya pada pemasangan jaringan tiang dan kabel listrik, tetapi tergantung pada lokasi lahan yang akan dijadikan tempat penyimpanan panel listrik PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dengan luas tanah yang dibutuhkan adalah 2,6 hektar.

Teka teki siapa yang harus menyiapkan lahan untuk ditempatkannya panel listrik PLTS apakah pihak PT PLN, ataukah masyarakat Palu'e rela menghibahkan tanahnya untuk pembangunan listrik ataukah pemerintah daerah kabupaten SIikka yang akan mengadakan tanah demi terwujudnya pemenuhan hak hak dasar masyarakat Sikka sesuai dengan visi dan misi bupati Sikka. Ini jawaban bupati Sikka.

Baca Juga: Fakta Lingkaran Merah di Tabung LPG Adalah Indikator Ledakan, Benarkah?

Ditemui di rumah pribadinya Jalan Lingkar Luar, Rabu (16/09/2020) Bupati Kabupaten SIikka, Robi Idong menyampaikan bahwa tentang dimana lokasi tanah pembangunan PLTS di kecamatan Palu'e masih dalam tahap pengkajian oleh dinas perumahan kawasan pemukiman dan pertanahan Kabupaten SIikka. Sebab untuk menentukan lokasi harus dengan kajian teknis dan ketentuan ketentuan yang berlaku.

"Terutama prosedur untuk pembebasan tanah dan lokasi untuk pembangunan listrik PLTS di kecamatan Palu'e masih di kaji oleh dinas perumahan kawasan pemukiman dan pertanahan kabupaten SIikka, jadi Saya sudah paksakan mereka untuk lebih cepat lagi karena harus mengikuti ketentuan mengenai lahan tersebut sementara dari PT PLN siap bangun" tegasnya.

Lebih jauh Robi Idong menambahkan, meskipun saat ini pihak PT PLN telah mengerjakan instalasi tiang dan kabel listrik yang hampir pasti selesai namun Bupati SIikka meminta kepada masyarakat Palu'e untuk tetap bersabar.

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X