Kereta Api Commuter Tidak Sarankan Penggunaan Masker Scuba, Ternyata ini Alasannya...

- 15 September 2020, 23:08 WIB
Ilustrasi Masker /

PORTAL SURABAYA - PT Kereta Commuter Indonesia atau PT KCI menyarankan agar para penumpang KRL-nya untuk menggunakan masker yang dapat secara efektif menahan droplets atau cairan supaya dapat menghindari potensi penyebaran virus corona.

Salah satu anjuran yang mereka berikan adalah dengan menghindari penggunaan dari masker jenis scuba dan buff.

Baca Juga: Apa Yang Harus Anda Lakukan Apabila Terinfeksi COVID-19 ?, Ternyata ini jawabannya...

Hal tersebut disampaikan oleh mereka sebab masker scuba atau buff  hanya memiliki 5%  efektifitas dalam mencegah risiko terpapar debu, virus serta bakteri. 

Saat ini peneliti juga sedang melakukan studi terkait teknologi pada masker ini, dengan memaparkan tiga tahapan pengujian kinerja utama masker, yaitu:

  1. Uji filtrasi bakteri (bactrial filtration efficiency)
  2. Uji filtrasi partikulate (particulate filtration efficiency)
  3. Uji permeabilitas udara dan pressure differential (breathability dari masker)

Menurut peneliti, masker kain dengan bahan yang lentur seperti scuba, ketika dipakai nantinya akan mengalami peregangan bahan, sehingga menyebabkan pori-pori dari masker scuba tersebut menjadi melebar. Hal ini dapat menyebabkan permeabilitas udara menjadi tinggi.

Baca Juga: Ingat!, Inilah Daftar Sanksi & Denda Bagi Pelanggar Aturan PSBB DKI Jakarta..

Akibatnya, peluang dari partikel virus untuk menembus masker-pun menjadi semakin besar.

Sementara itu, seorang ahli penyakit menular bernama Ravina Kullar mengatakan bahwa, tidak masalah menggunakan masker buff, namun bukan yang terbuat dari bahan poliester.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X