Gandeng Preman Pasar, Wakapolri: Agar Masyarakat Takut dan Patuh Pada Protokol Kesehatan

- 11 September 2020, 20:24 WIB
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. /

PORTALSURABAYA.com - Pemerintah, TNI, Polri dan dibantu Satpol PP DKI jakarta melakukan operasi yutisi, operasi ini bertujuan agar masyarat bisa disiplin menggunakan masker.

Tak main-main dalam operasi ini Polri ikut menggandeng preman pasar untuk mengawasi kedisiplinan masyarakat di lingkungan pasar.

Wakapolri, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa dirinya ingin memberdayakan preman pasar untuk turut serta mengawasi penerapan protokol kesehatan di pasar.

Baca Juga: Siswa SMP di Surabaya Rela Habiskan Waktu Bermain dengan Mengambil Sampah Organik dari Warung Adopsi


"Kita berharap adanya penegakan disiplin internal di klaster lingkungan pasar. di situ ada jeger-jeger (preman). Jadi kita jadikan mereka sebagai penegak kedisiplinan tapi tetap dalam arahan TNI dan Polri," kata Wakapolri, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, pada Kamis 10 September 2020.

Gatot menjelaskan bahwa pemberdayaan serta mengikut sertakan preman dalam kegiatan ini tetap dalam pantauan serta dengan melakukan cara-cara pendekatan humanis oleh TNI dan Polri.

Baca Juga: Penjualan Property Lesu, Pengembang Gunakan Strategi Online saat Pandemi


Operasi yustisi ini menargetkan tempat-tempat yang menjadi klaster virus corona, seperti pasar, perkantoran serta tempat-tempat yang dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat.

Gatoto juga menambahkan bahwa dia meminta agar pemerintah daerah yang rawan persebaran virus corona seperti pasar dan perkantoran kita akan menjaganya. Adanya TNI-Polri serta Satpol PP untuk meminimalisir penularan virus Covid-19 dan jangan takut apabila ada mereka, kan tujuan kita untuk menekan persebaran virus corona.

Halaman:

Editor: Suhemanto


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X