Dokter Asing akan Masuk Indonesia, dr. Tompi: Import Alat Medis, Bukan Tenaga Medisnya

- 14 Agustus 2020, 11:25 WIB
POTRET Dokter Tompi.* //Instagram/@dr_tompi

PORTALSURABAYA.com - Selama pandemi, pemerintah mendapat banyak kritikan agar sektor pariwisata dapat tetap berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mendukung rencana pemerintah yang dikabarkan tengah menyusun peraturan agar turis yang mengunjungi Bali dapat berlibur sambil bekerja.

Pada Kamis, 13 Agustus 2020 kemarin, seperti dikutip dari ANTARA, Luhut menyebutkan, salah satu langkah mendukung pariwisata Tanah Air yakni dengan memfasilitasi para 'bule' yang berprofesi sebagai dokter dan sebagainya untuk bekerja di Bali.

Baca Juga: Bill Gates Sebut Perubahan Iklim Masih Jauh Lebih Berbahaya daripada Covid-19

"Itu orang-orang bule, yang ahli teknologi, IT, itu mereka work from Bali. Itu lagi kita pikirkan dan kita dorong, tinggal aturannya sekarang lagi kita buat," ujarnya.

Menurut Luhut, pemerintah tengah fokus mendukung bermacam wisata domestik dengan target sebanyak 70 persen dari yang kini mencapai 50 persen.

Ia pun menyatakan bahwa tak sedikit masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri agar ditangani oleh para dokter profesional dengan biaya cukup tinggi. Sehingga dana tersebut akan masuk ke negara setempat dan bukannya Indonesia.

Baca Juga: Jepang Siapkan Satelit Khusus untuk Bersihkan Sampah Antariksa yang Kian Menumpuk

Adapula rencana kerja sama yang akan dilakukan pemerintah dengan sejumlah rumah sakit internasional agar orang-orang tak lagi berobat ke luar negeri.

"Itu kita ingin belanjakan di dalam negeri, Rumah sakit pun kita ingin engage (terikat) dengan rumah sakit internasional seperti Mayo, Johns Hopkins atau rumah sakit terkenal lainnya, dan kita bikin di Bali," ujarnya.

Halaman:

Editor: Tifa Fauliza


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X