Benarkah Ini yang Membuat Gibran Rakabuming Kepincut Jadi Walikota Solo Ketimbang Jadi Pengusaha

- 10 Agustus 2020, 00:42 WIB
Gibran Rakabuming. Foto: Ist /

PORTALSURABAYA.com - Setelah mendapat restu dari Ketua Umum PDIP Megawati dan mendapat dukungan dari Gerindra, langkah Gibran Rakabuming nampaknya semakin mulus untuk menduduki kursi orang nomor satu di Kota Solo.

Meski persaingan memperebutkan jabatan kepala daerah terbilang sangat sengit di setiap pemilihan kepala daerah atau Pilkada. Tak terkecuali kepala daerah setingkat wali kota.

Namun langkah Gibran yang maju dalam Pilwali Kota Solo, bukan tanpa perlawanan tapi banyak menuai kritik karena dianggap nepotisme dan Jokowi dianggap menghidupkan kembali KKN yang dulu begitu dihujat di era Orba. Tidak tanggung-tanggung, kritikan seakan Jokowi membangun dinasti politik dalam keluarga pun, menyembul keluar.

Pasalnya sederhana saja, kontestasi Pilkada Solo salah satu calonnya yakni Gibran Rakabuming Raka yang merupakan anak Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi).

Tidak tanggung-tanggung Gibran mendapat dukungan dari partai pemenang pemilu dan sejumlah partai besar seperti PDIP, Golkar, Gerindra, PAN serta PSI.

Mungkin banyak orang bertanya tanya, apa sih yang dicari oleh Gibran Rekabumi, yang berlatar belakan seorang pengusaha ? Kenapa dia tidak fokus saja pada dunia usaha, tapi kenapa dia mencoba peruntungan melalui jalan politik dengan mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Solo pada Pilkada 2020 ?

Apa mungkin penghasilannya sebagai pengusaha masih kalah jauh dengan gaji seorang walikota, seperti Wali Kota Solo yang saat ini sedang coba diraihnya.

Mari kita bedah di sini, apa yang membuat Gibran kepincut untuk maju dalam Pilwali Kota Solo.

Sebagaimana diketahui, gaji seorang wali kota diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2000 tentang Hak Keuangan/Administratif Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah/Dan Bekas Kepala Daerah/Bekas Wakil Kepala Daerah Serta Janda/Dudanya.

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X