Kejam! Usai Bunuh Ayah Kandungnya, Sang Anak Hanya Tertawa Saat Diinterogasi

- 31 Juli 2020, 11:18 WIB
Seorang pemuda 21 tahun tega menghabisi ayah kandungnya di pinggir sawah, di Cianjur. /Antara/Ahmad Fikri/

PORTALSURABAYA.com - Para penduduk Desa Sukaresmi, Kecamatan Kadupandak, Cianjur, Jawa Barat dibuat gempar karena salah satu warganya ditemukan tak bernyawa di tepi sawah.

Korban adalah pria berumur 59 tahun bernama Ruslan. Polisi menduga bahwa nyawa korban melayang di tangan anak kandungnya sendiri yang berinisial H (21).

Karena tak menjumpai Ruslan, anggota keluarganya yang lain sempat menanyakan keberadaan Ruslan pada H. Namun sang anak hanya tertawa tanpa menjawab.

Baca Juga: Meghan Markle Tak Ikuti Tradisi Anggota Kerajaan, Bagaimana Reaksi Pangeran Harry?

Kapolsek Kadupandak AKP Deden Sulaeman, pendalaman kasus pembunuhan ayah kandung  tersebut telah melibatkan sejumlah saksi.

"Setelah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi kami menyimpulkan korban meninggal karena hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala. Setelah dilakukan pengembangan kami mendapat nama anak korban yang diduga sebagai pelaku," katanya, seperti dilansir Antara, Jumat, 31 Juli 2020.
Dugaan tersebut, ungkap dia, diperkuat dengan penemuan sendal milik pelaku yang tertinggal di TKP dan balok kayu yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Artikel ini telah tayang di pikiran-rakyat.com dengan judul: Pembunuhan Ayah Kandung di Cianjur, sang Anak Hanya Tertawa Saat Ditanya Setelah Habisi Nyawa Bapak

Namun hingga saat ini, pihaknya masih mendalami kasus tersebut karena terduga pelaku, mengalami gangguan mental.

Bahkan saat dimintai keterangan di Mapolsek Kadupandak, jawaban terduga pelaku berbellit-belit dan tidak menyambung, pelaku kerap tertawa sendiri dan tidak mengindahkan pertanyaan petugas. "Informasi dari keluarga, terduga pelaku sudah lama mengalami gangguan mental," katanya.

Baca Juga: Jadi Bahan Perbincangan, Ini Cerita Korban Predator Fetish Kain Jarik
Sementara informasi dari pihak keluarga, sebelum ditemukan tewas dengan luka mengenaskan di bagian kepala belakang, warga sempat melihat korban sedang dikejar anaknya di pinggir sawah yang terletak di ujung kampung, namun warga menyangka sang anak memang hendak mengikuti ayahnya.

Hingga akhirnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa tergeletak tidak bernyawa di pinggir sawah, di mana warga sempat melihat keberadaannya bersama terduga pelaku.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X