Disebut Gunakan Uang Negara Rp 3,5 Miliar, Novel Baswedan Diminta Kembalikan Oleh Ketua KNPI

- 29 Juli 2020, 12:19 WIB
PENYIDIK senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.*/ANTARA /

PORTALSURABAYA.com - Kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan sudah menemukan titik terang.

Namun ternyata kasus tersebut masih berlanjut hingga kini, sebab Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Fuadul Aufa menyebut bahwa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan uang negara.

Baca Juga: Mengaku ARMY Garis Keras, Luna Maya Bikin Iri ARMY Se-Indonesia Karena Akan Bertemu BTS

Fuadul Aufa mengungkapkan bahwa Novel Baswedan selaku penyidik senior KPK menggunakan uang negara untuk pengobatan matanya yang terkena siraman air keras oleh seorang oknum.

Dia melihat, kasus yang dialami Novel Baswedan murni masalah pribadi. Sehingga Novel Baswedan yang mengembalikan uang Rp 3,5 miliar ke negara.

Pengobatan tersebut dilakukan akibat adanya insiden penyiraman air keras yang menimpanya pada April 2017 lalu.

 Baca Juga: Vans Gelar Acara Bertajuk The Vans Showdown, Temui Crow dari Masa Depan

Selama perawatan matanya tersebut, Novel Baswedan pergi berobat ke Singapura.

Ketua DPP KNPI itu meminta Novel Baswedan mengembalikan dana perawatan matanya sebesar Rp3,5 miliar.

Fuadul menilai, dana yang digunakan untuk pengobatan mata Novel Baswedan merupakan uang milik negara.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X