Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal 5 Luka-Luka

- 6 Juni 2020, 18:37 WIB
Helikopter jenis Mi17 milik Penerbad TNI AD jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK), Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Sebanyak 4 orang dinyatakan tewas dan 5 orang lainnya dilarikan ke RSUD Soewondo Kendal, Sabtu (6/6). Foto: Istimewa

PORTALSURABAYA.com - Kecelakaan tunggal helikopter milik Penerbad TNI Angkatan Darat (AD) jatuh di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6). Heli naas yang tengah membawa 9 orang personil AD dinyatakan jatuh sekitar pukul 14.25 WIB.

Helikopter jenis Mi17 yang dibeli dari Rusia beberapa waktu lalu, jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK), Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Tak lama setelah heli jatuh, api langsung melahap heli naas tersebut yang disertai denan dentuman keras.

Berita jatuhnya heli Mi17 milik Penerbad TNI AD dibenarkan oleh Kapolres Kendal, Ali Wardana saat dikonfirmasi terjadinya kecelakaan tunggal tersebut.

Menurut saksi mata Johana Satria Putra (31), yang tinggal di Desa Rejosari Rt01/04, Brangsong, Kendal Jateng ini menjelaskan. Kebetulan saat kejadian tersebut dirinya tenah berada disekitar lokasi.

"Saya melihat helikopter tersebut bergerak dari arah timur menuju ke barat. Saat itu saya melihat kepulan asap berasal dari helikopter tersebut, dan kondisi heli sudah dalam keadaan oleng," ujarnya.

Lebih jauh Johana menuturkan sebelum heli tersebut akhirnya jatuh menghujam bumi, dirinya sempat melihat 3 orang melompat ke dalam tambak, sebelum akhirnya heli tersebut jatuh dan meledak.

"Pada saat sebelum meledak saya sempat melihat 3 orang dikeluarkan untuk diselamatkan," jelasnya.

Akibat kecelakaan tunggal ini, 5 orang dilarikan ke RSUD Soewondo Kendal, sedangkan satu dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Soewondo, sementara 3 orang lainnya meninggal dunia akibat luka bakar, dan 1 orang lainnya sudah dijemput kembali oleh heli Penerbad.(*)

 

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X