Jalan Raya Rungkut Menanggal Surabaya Kembali Ditutup Sementara

- 4 Juni 2020, 21:32 WIB
Suasana Jalan Rungkut Menanggal Surabaya. Foto:Julian

PORTALSURABAYA - Berdasarkan data Pemkot Surabaya, sekitar 33,81 persen confirm positif Covid-19 ada di wilayah Surabaya Timur. Mulai dari Gunung Anyar, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo dan sekitarnya. Karena itu perlu dilakukan penutupan sementara untuk memutus mata rantai virus tersebut.

Polrestabes Surabaya dan Polresta Sidoarjo melakukan uji coba penutupan sementara Jalan Raya Rungkut Menanggal Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/6/2020), dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19. Penutupan jalan dilakukan tepat pukul 20.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat mengatakan, hasil koordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan Polresta Sidoarjo disepakati malam ini dilakukan uji coba penutupan jalan.

“Untuk memaksimalkan upaya ini, pihaknya telah menyiapkan rambu penunjuk jalan, water barrier atau barikade untuk pengalihan arus lalu lintas (lalin)” lanjutnya.

“Diharapkan malam ini warga sudah tersosialisasi bahwa ada penutupan di Jalan dikawasan  Rungkut Menanggal, baik dari arah keluar masuk Surabaya maupun Sidoarjo,” katanya.

Sebelum dilakukan penutupan jalan petugas telah menyiapkan rekayasa arus lalulintas. Pertama, dari arah Surabaya yang menuju Sidoarjo diputarbalikkan di depan Giant dan dikembalikan lagi ke arah Jl IR Soekarno untuk menuju ke arah Sidoarjo. Kedua, arus lalin dari Jl Wadung Asri (Sidoarjo) yang menuju Jl Raya Rungkut Menanggal dialihkan ke Jl Taman Sari - Jl IR Soekarno. Ketiga, arus lalin dari dari Jl Rungkut Industri yang menuju Jl Raya Rungkut Menanggal dialihkan ke kiri Jl Rungkut Kidul atau ke Jl Zamhuri.

“Penutupan jalan ini dilakukan karena kawasan tersebut menjadi kasus tertinggi penyebaran Covid-19” katanya.

“Apalagi, wilayah ini juga dikenal daerah padat penduduk. Pihaknya berharap, penutupan jalan ini dapat menekan maupun memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut” ujar Irvan.

Irvan menegaskan, rencananya, penutupan ini diberlakukan sampai berakhirnya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tanggal 8 Juni 2020, dan menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Kesepakatan kita untuk membatasi pergerakan, kita jadikan satu untuk pintu masuk kesurabaya semuanya melalui Merr Gunung Anyar” katanya.

Halaman:

Editor: Julian Romadhon


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X