PP Tapera Disahkan Jokowi, Pekerja Wajib Bayar Iuran 3 Persen Gaji per Bulan

- 3 Juni 2020, 16:19 WIB
BERSAMAAN dengan pandemi virus corona, Jokowi berharap krisis ekonomi dapat segera diperbaiki meski secara perlahan.*

PORTALSURABAYA.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani aturan baru yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020, yaitu Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera.

Dengan adanya Tapera, pemerintah akan memotong gaji pekerja wasta, pekerja BUMN dan BUMD, PNS, TNI, Polri untuk tabungan Tapera. Secara umum, peserta dana Tapera adalah pekerja dan pekerja mandiri.

Baca Juga: Dilaporkan ke Polisi, Syakir Daulay Justru Sibuk Promo Lagu

Baca Juga: Haji 2020 Dibatalkan, Dana Haji US0 Juta Akan Digunakan untuk Perkuat Rupiah

Dalam hal ini, yang termasuk pekerja ialah semua orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain sesuai dengan ketentuan. Sementara untuk pekerja mandiri adalah setiap warga yang bekerja dengan tidak bergantung pada pemberi kerja, dalam hal ini misalnya adalah wirausaha.

Lebih lanjut, golongan pekerja di atas meliputi calon PNS, TNI, anggota Polri, pejabat negara, pekerja BUMN atau BUMD, termasuk pekerja dari perusahaan swasta.

Seluruh golongan peserta itu akan didaftarkan sebagai peserta oleh pemberi kerja kepada BP Tapera. Sementara, pekerja mandiri harus mendaftarkan dirinya sendiri kepada BP Tapera untuk menjadi peserta.

Baca Juga: Berhasil Mendunia, Berikut Sejarah dan Harta Kekayaan Pemilik Indomie

Baca Juga: Syakir Daulay Dijodohkan dengan Adibah, Begini Komentar Umi Pipik

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X