PFI: Pandemi Covid-19 Jangan Jadikan Alasan PHK Pewarta Foto

- 1 Juni 2020, 12:25 WIB
Seorang pewarta foto menggunakan APD lengkap saat hendak memotret. Foto: Julian

PORTALSURABAYA -Pandemi COVID-19 di Indonesia yang tak berujung membawa dampak ekonomi bagi seluruh masyarakat, tak luput juga untuk wartawan foto di Indonesia.

Berdasarkan survey yang dibuat oleh organisasi kewartawanan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat, sebanyak 85,4% pewarta foto mengaku terkena dampak ekonomi tersebut secara langsung.

Sebanyak 123 responden dari seluruh Indonesia, sementara 105 orang diantaranya menjelaskan bahwa dirinya dan perusahaan dimana dia bekerja merasakan dampak ekonomi akibat pandemi.

Bukan hanya karyawan yang berstatus kontrak atau pekerja lepas yang terkena imbas COVID-19, namun status karyawan tetap justru menjadi bagian yang paling banyak terkena dampak tersebut.

Sebanyak 64,2% karyawan yang berstatus tetap menjawab "Iya", kemudian disusul pewarta foto lepas sebanyak 16,3%, lalu ada pewarta foto dengan status kontrak sebanyak 15,4%, dan sisanya sebanyak 4,1%.

Tercatat 1 orang pewarta foto terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh kantornya, lalu ada 2 orang yang sudah dirumahkan tanpa gaji, kemudian ada pula 13 orang yang gajinya dipotong mulai dari 10% hingga 50% dikaranakan dampak ekonomi saat pandemi.

Sedangkan sisa responden menjabarkan dampak ekonomi yang mereka rasakan lainnya adalah penghapusan dan pemotongan jumlah Tunjangan Hari Raya (THR), penghapusan variable lain diluar gaji, peniadaan bonus tahunan, dan juga ada pula yang mengalami keterlambatan pembayaran gaji bulanan.

Ketua PFI Surabaya Totok Sumarsono mengutarakan tidak sepakat jika pandemi covid-19 dijadikan alasan oleh perusahaan media untuk menunda atau memperlambat gaji para wartawan khususnya wartawan foto yang masih harus bertugas di lapangan.

"Tetapi yang paling penting diingat oleh awak media termasuk para wartawan foto adalah tetap menjaga kesehatan, dan tertib mengikuti peotokol kesehatan" harapan pria berambut gondrong ini.

"Karena kondisi saat ini, jauh berbeda dengan situasi reportase di medan apapun dan dimanapun" lanjutnya.

Halaman:

Editor: Julian Romadhon


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X