Cegah Arus Balik, Kemenhub Perketat Penjagaan di Jalan Tikus

- 30 Mei 2020, 13:18 WIB
REKAYASA jalan di Purwokerto untuk meminimalkan arus balik pemudik menuju Jakarta.*

PORTALSURABAYA.com – Adanya pandemi virus corona atau covid-19 membuat pemerintah melakukan pelarangan mudik lebaran 2020.

Bagi yang sudah mudik, pemerintah melarang mereka kembali ke Jakarta.

“Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk melarang kegiatan mudik dan balik, serta meminta masyarakat untuk menunda dulu keinginannya kembali ke Jakarta jika tidak memiliki kepentingan mendesak, dalam rangka mencegah kembali terjadi penyebaran Covid-19 di Jakarta,” jelas Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: PSBB Jawa Barat Diperpanjang, Wali Kota Bekasi Ngotot Ingin Terapkan New Normal

Baca Juga: Tidak Patuhi Aturan, New Normal Terancam Dibatalkan di Malang

Baca Juga: Siap New Normal, PT Kereta Api Indonesia Akan Perketat Proses Boarding

Meski begitu, ternyata tidak sedikit pemudik yang berusaha kembali ke Jakarta.

Diperkirakan puncak arus balik Idul Fitri 1441 H terjadi pada tanggal 30 Mei 2020 - 1 Juni 2020.

“Kami bersama stakeholder terkait telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi adanya potensi lonjakan arus balik, dengan mengacu pada Permenhub 25/2020, SE Gugus Tugas 5/2020 dan Pergub DKI Jakarta 47/2020. Fokus kami adalah pengawasan potensi puncak arus balik khususnya yang melalui jalur darat,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

Mengantisipasi lonjakan arus balik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memperketat penjagaan jalur tikus di berbagai daerah.

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X