Siap Terapkan Tatanan New Normal, Pemerintah Siap Libatkan 430.000 Personel TNI-POLRI

- 29 Mei 2020, 16:57 WIB
Ratusan anggota TNI sebar puluhan ton beras

PORTALSURABAYA - Pemerintah Republik Indonesia akan segera menerapkan Tatanan New Normal dalam waktu-waktu dekat ini.

Pada tahap awal, New Normal akan diterapkan pada 4 Propinsi dan 25 Kabupaten / Kota. Pada dasarnya, Tatanan New Normal adalah mengembalikan semua aktifitas yang sebelumnya harus di tutup atau diperketat selama terjadinya pandemi virus COVID-19.

Baca Juga: Positif Corona Meningkat Drastis, New Normal Siap Batal di Semarang

Dengan adanya Tatanan New Normal, maka fasilitas umum yang sebelumnya ditutup akan dibuka kembali seperti sedia kala. Seperti tempat ibadah, sekolah, kantor, pabrik, Mall, tempat wisata, restoran, dan beragam tempat lainnya akan kembali dibuka secara normal. Meskipun telah dibuka, namun aturan protokol kesehatan yang ketat akan tetap diterapkan.

Konsep Tatanan New Normal ini memang tidak bisa dipisahkan dari penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari cuci tangan, penggunaan masker dan Physical Distancing, semuanya tetap wajib diterapkan secara ketat.

Untuk mengingatkan agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan tersebut, maka Pemerintah akan menugaskan unsur TNI-POLRI untuk membantu proses penerapan Tatanan New Normal di masyarakat.

Baca Juga: Miris, 39 Anak di Surabaya Terpapar COVID-19

Tidak main-main, Pemerintah akan melibatkan sebanyak 430.000 personel dari TNI-POLRI untuk penerapan Tatanan New Nomal. Personel yang terdiri dari unsur TNI-POLRI ini akan bertugas mengingatkan dan mengawasi masyarakat agar bisa lebih disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

Para personel TNI-POLRI ini juga akan ditempatkan di berbagai fasilitas umum, seperti Mall, Pasar Tradisional maupun tempat wisata di 4 Propinsi dan 25 Kabupaten / Kota yang akan menerapkan Tatanan New Normal.

Halaman:

Editor: Rudi Kurniawan


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X