Positif Corona Meningkat Drastis, New Normal Siap Batal di Semarang

- 29 Mei 2020, 15:34 WIB
ILUSTRASI covid-19 atau virus corona yang bermutasi.*

PORTALSURABAYA.com – Sejumlah daerah akan memberlakukan skema new normal pada 8 Juni 2020 mendatang.

Namun tampaknya Semarang batal mengikutinya. Pasalnya sejak menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah hingga saat ini kasus Covid-19 terus meningkat di kota tersebut.

Pada hari Kamis, 28 Mei 2020 kemarin menjadi puncaknya. Tercatat adanya penambahan dua kali lipat dari titik terendah, yakni menjadi 86 orang.

Pada titik terendah terdapat 47 orang positif covid-19 di Semarang pada 19 Mei 2020.

Wali Kota Semarang Hendar Prihadi, mengaku belum yakin apakah akan memberlakukan skema new normal.

Baca Juga: Miris, 39 Anak di Surabaya Terpapar COVID-19

Baca Juga: Ridwan Kamil Perpanjang PSBB Jawa Barat, Bandung Sampai 12 Juni 2020

Sebelumnya Pemko Semarang berencana untuk mengakhiri Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) pada 7 Juni 2020, dan langsung berganti pada new normal.

"Kita belum tahu nanti pada saat PKM tahap 2 berakhir nanti RO (Reproduction Number)-nya bisa di bawah 1 atau tidak. Kalau di bawah 1 ya new normal kita jalankan, tapi kalau tidak ya mohon maaf, PKM kita perpanjang, atau bahkan PSBB,"

Melihat kondisi ini, bahkan Semarang bisa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menutup sejumlah ruas jalan.

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X