Khofifah Sampaikan Hal Ini Usai Rakor dengan Forkopimda di Bangkalan

- 10 Juni 2021, 17:19 WIB
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat rapat koordinasi bersama Forkopimda Bangkalan, Kamis (10/6/2021)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat rapat koordinasi bersama Forkopimda Bangkalan, Kamis (10/6/2021) /istimewa

PORTALSURABAYA.COM - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur (Forkopimda Jatim) mengadakan rapat di Pemkab Bangkalan. Rapat tersebut juga dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Rapat itu dilakukan untuk mengkoordinasikan beberapa langkah strategis dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Pun dengan perumusan penanganan lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

Selain itu, ada beberapa hal yang diputuskan dalam rakor itu, antara lain mengirimkan tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat untuk menyokong minimnya nakes pada 4 Puskesmas di Kabupaten Bangkalan karena telah terpapar Covid-19. Mengingat, Covis-19 di Kabupaten Bangkalan menyerang tenaga kesehatan seperti di Puskesmas Klampis Kabupaten Bangkalan, 46 nakes positif Covid-19. Selain itu, pengiriman nakes dari Pemprov Jayim, Polda, dan Kodam V Brawijaya untuk memastikan agar tidak ada layanan kesehatan yang terganggu akibat lonjakan kasus Covid-19.

"Tadi, Pak Bupati usul juga ditambahkan untuk puskesmas Kecamatan Bangkalan. Karena kita ingin memberikan kepastian bahwa layanan kesehatan harus tetap jalan, terutama untuk rawat jalan di puskesmas tersebut. Sekarang, sedang disiapkan untuk mengirimkan tenaga kesehatan, dokter, dan perawat di 3 Puskesmas di Arosbaya, di Klampis, dan di Geger," ujar Khofifah kepada awak media, Kamis (10/6/2021).

Khofifah menegaskan, rapat masih diteruskan untuk membahas secara teknis berapa kebutuhan nakes di 4 lokasi puskesmas itu. Menurutnya, pengiriman tenaga kesehatan juga dilakukan dengan pemetaan distribusi pasien serta tenaga kesehatan di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 di Jatim.

Perlu diketahui, Jatim One Gate sistem dalam mendistribusikan pasien ke rumah sakit rujukan Covid-19. Dengan begitu, distribusi nakes juga hendak dilakukan sesuai prinsip jumlah keterisian pasien di rumah sakit rujukan dan berkorelasi dengan beban tenaga kesehatan di setiap rumah sakit rujukan Covid-19.

"Malam ini juga, akan dibahas. Termasuk bagaimana teknisnya mereka para nakes bisa mendapatkan penugasan di 4 puskesmas Kecamatan di Bangkalan," tutupnya.

Editor: Fauzi Rahman

Sumber: Portal Surabaya (PRMN), portalsurabaya.com, portalsurabaya.pikiran-rakyat.com, Portal Surabaya


Tags

Terkini

X