Menkes RI Mengapresiasi Kinerja Gubernur Jatim dalam Menangani Covid-19 di Bangkalan

- 9 Juni 2021, 14:13 WIB
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin bersama Forkopimda Jatim di kawasan Suramadu
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin bersama Forkopimda Jatim di kawasan Suramadu /istimewa

PORTALSURABAYA.COM - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi gerak cepat Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa usai meninjau langsung pos penyekatan Jembatan Suramadu pada sisi Surabaya. Ia menilai, penanganan yang dilakukan sudah benar dan sigap. Supaya, penyebaran virus Covid-19 tidak meluas ke daerah lain.

Budi lantas memuji kekompakan antara Khofifah dalam sinerginya dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi serta Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron. "Terimakasih pada Gubernur, bupati, Wali kota. Karena sudah kompak, saya percaya kalau ini (penyekatan) bisa dikerjakan bersama-sama," ujar Budi kepada awak media, Selasa (8/6/2021) kemarin.

Ketika itu, ada Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito yang juga mengapresiasi langkah cepat penanganan pasien Covid-19 asal Madura yang hendak masuk ke Kota Surabaya. Pun dengan evakuasi ke sejumlah rumah sakit rujukan di kota pahlawan.

"Kan di Surabaya kapasitasnya (rumah sakit) bagus, nakes, perawat, obat-obatan, ventilator udah kita catat. Sehingga, tingkat tekanannya berkurang. itu yang di sisi hilir. Yang di hulu, yang penting mengurangi penularan., yang sakit dibawa ke Surabaya, itu sudah membantu," pungkasnya.

Kemudian, Budi berpesan supaya warga Madura tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Serta, mampu menahan diri agar tak bepergian ke Kota Surabaya, pun sebaliknya.

"Kalau bisa, (bepergian) ditahan dulu sementara, lebih banyak stay di rumah dulu sampai nanti 2 minggu udah turun (angka positif Covid-19)," paparnya.

Budi menyatakan, pakai masker adalah nomor satu. Ia mengungkapkan hal tersebut telah disampaikan kepada Bupati Bangkalan. Mengingat, masih banyak warga yang masih takut dengan tes Covid-19.

Budi lantas mengajak masyarakat agar tak perlu takut menjalani tes kesehatan yang diadakan pemerintah di beberapa titik penyekatan. Selain gratis, tes swab juga bertujuan untuk menekan angka persebaran Covid-19.

"Gak usah ngerasa takut dites, kalau pun positif, bisa dirawat dan di isolasi," bebernya.

Halaman:

Editor: Fauzi Rahman

Sumber: Portal Surabaya (PRMN), portalsurabaya.com, portalsurabaya.pikiran-rakyat.com, Portal Surabaya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X