Tak Lagi Seram, Komplek Pemakaman Nguwot Kini Penuh Cat Warna Warni

- 28 Juni 2020, 14:10 WIB
Kesan menyeramkan layaknya komplek pemakaman kini tak lagi terlihat di TPU Nguwot Madiun, Jawa Timur. Foto : Ist



PORTALSURABAYA.com - Apa yang Anda bayangkan, jika membayangkan sebuah komplek pemakaman ? Pasti yan terbayang di benak Anda adalah kesan seram, dengan kesan lusuh karena dinding makam yang dipenuhi lumut, dipenuhi rerimbunan semak-semak dan sangat tidak enak untuk dibayangkan.

Nah, mulai sekarang hilangkan kesan tersebut. Kesan seram, kumuh dan penuh cerita horor yang melekat di komplek pemakaman, sepertinya sedikit mulai bergeser ketika kita melihat sebuah komplek pemakamanan yang dipenuhi dengan warna-warni cerah.

Sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di RW05, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Madiun Jawa Timur terdapat area komplek pemakaman yang sangat unik.

Komplek pemakaman yang dikenal dengan nama Makam Nguwot begitu bersih, tertata dan berseri dengan tampilan cat yang berwana-warni. Kesan menyemramkan layaknya gambaran makam di Indonesia seketika sirna ketika kita melihat komplek pemakaman ini.

Padahal dulunya komplek pemakaman Nguwot sering terdampak banjir jika musim hujan tiba. Tapi berkat inisiatif perangkat desa untuk membenahi komplek pemakaman ini, kini areal pemakaman Nguwot disulap menjadi komplek pemakaman yang unik karena selain bersih dan tertata rapi, dinding-dinding makam dicat dengan warna-warni yang cerah. Sehingga kesan angker pada areal pemakaman hilang seketika.

"Dulunya, koplek pemakaman Nguwot ini jadi langanan banjir. Setelah kami bersama aparat desa dan masyarakat bergotong-royong membersihkan komplek makam ini, sekarang komplek pemakaman Nguwot tidak lagi banjir," ujar Karniel, Lurah Tawangrejo.

Ketika disinggung mengenai ide membuat komplek pemakaman Nguwot ini tampil 'ngejreng' seperti ini, Karniel mengatakan, perubahan wajah makam Nguwot ini berawal ketika Dinas Pertamanan dan Kawasan Pemukiman Kota Madiun mengadakan lomba kebersihan makam.

"Dari gagasan tersebut, pertama-tama yang saya lakukan adalah mengumpulkan ketua RT dan RW setempat untuk membahas makam mana yang akan diikut sertakan dalam lomba. Dari keputusan tersebut, akhirnya disepakati komplek makam Nguwot yang diikut sertakan," lanjutnya.

"Di Kelurahan Tawangrejo ada lima TPU dan tiga makam pribadi. Akhirnya disepakati Makam Nguwot di RW 05 yang ikut lomba," jelas Karniel.

Foto : Ist
Foto : Ist

Halaman:

Editor: Argo Santoso


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X