Pandemi Belum Usai, SD Khadijah Wonorejo Surabaya Tetap Lakukan Penyerahan Raport Tengah Semester

- 17 Oktober 2020, 18:03 WIB
Kepala Sekolah SD Khadijah Wonorejo Surabaya, Muhammad Iqbal, memberi pengarahan kepada wali murid tentang makna rapot bagi murid. Foto: Ist /

PORTALSURABAYA.COM - Masa pandemi belum usai, SD Khadijah Wonorejo Surabaya tetap melakukan penyerahan raport pada wali murid siswa. Namun, dilaksanakan dengan cara cara online.

Kepala Sekolah SD Khadijah, Muhammad Iqbal mengatakan penyerahan raport secara online tersebut untuk menjaga protokol kesehatan. Mengingat saat ini kota Surabaya masih menyandang status zona orange Covid-19.

"Kami melasanakan rapotan online pagi ini untuk menjaga jarak karena masih berada pada zona orange, sehingga protokol kesehatan harus tetap dijaga," katanya, Sabtu (17/10).

Dari 240 peserta didik SD Khadijah Wononorejo, ada 180 siswa yang ikut online. Sisanya bisa melihat prosesi rapotan melalui video yang di share lewat youtube.
Para guru sendiri, kata Iqbal, membagi raport tidak dari sekolah, tapi dari rumah masing-masing dengan mengirimkan soft copy raport melalui washap.

Sejumlah wali murid saat pengarahan penyerahan rapot. Foto: Ist
Sejumlah wali murid saat pengarahan penyerahan rapot. Foto: Ist

Baca Juga: Valentino Rossi Positif Covid-19, Dipastikan Absen dari MotoGP Aragon

Menurut Iqbal, tujuan penilaian yang rangkum dalam raport adalah semata-mata untuk memberikan progress report pada siswa. Hal itu karena rapot bukan satu-satunya tolak ukur keberhasilan anak-anak, apalagi pada masa seperti ini.

"Jadi ini adalah progres report, bukan satu-satunya. Karena sebenarnya keberhasilan anak tidak ditentukan oleh raport. Tapi raport hanya akan menjadi alat bantu untuk mengukur keberhaisilan anak dan alat bantu orang tua untuk memberi motivasi pada anak supaya semangat belajarnya tetap dijaga," tuturnya.

Ia menambahkan, selama masa pandemi Covid-19 pihaknya menerapkan metode pembelajaran Badru (Belajar Dari Rumah). Setiap hari para guru membagikan materi pembelajaran lewat grup WhatsApp, kemudian share link materi video pemblajaran. Pada hari yang sama guru memberi materi lewat zoom.

Guru melakukan pengarahan saat sekolah daring. Foto: Ist
Guru melakukan pengarahan saat sekolah daring. Foto: Ist

Halaman:

Editor: Ahmad Mukti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X