Terbentuknya Bumi Adalah Hasil Tabrakan Tata Surya dengan Galaksi Kecil, Temuan Studi Baru

- 6 Juni 2020, 16:56 WIB
Ilustrasi planet mirip Bumi. / Pixabay

PORTALSURABAYA.com – Sagittarius terdiri dari empat globular cluster yang berdiameter 10.000 tahun cahaya. Dan Galaksi Bima Sakti 10.000 kali lebih besar.

Ukuran tersebut berdasarkan penemuan pada tahun 1994. Sebelumnya, satelit galaksi bernama Large Magellanic Cloud disebut sebagai tetangga terdekat.

Dan hasil studi baru yang dipublikasikan di British journal Nature Astronomy menunjukkan bahwa ternyata Bumi terbentuk dari hasil tabrakan Sagittarius dengan galaksi Bima Sakti.

"Ketika kami melihat ke dalam data Gaia tentang Bimasakti, kami menemukan tiga periode peningkatan pembentukan bintang yang memuncak 5,7 miliar tahun lalu, 1,9 miliar tahun lalu dan 1 miliar tahun lalu, sesuai dengan waktu ketika Sagitarius dipercaya melewati cakram wilayah Bimasakti," terang Dr Ruiz-Lara.

Baca Juga: Matahari Lockdown Bisa Sebabkan Bencana Gunung Meletus hingga Suhu Membeku, Ini Penjelasan Ilmuwan

Baca Juga: Arkeolog Temukan Tulang Gajah Raksasa Berumur 300.000 Tahun, Buktikan Habitan Satwa Liar di Eropa

Tim peneliti melihat pencahayaan, jarak dan warna dari bintang dalam jarak sekitar 6.500 tahun cahaya di sekitar Matahari dan membandingkan data tersebut dengan model evolusi bintang yang ada.

"Pada awalnya terdapat satu galaksi, Bima Sakti, yang relatif tenang,” jelasnya.

“Setelah awal jaman pembentukan formasi bintang, sebagian dipicu oleh penggabungan awal, Bima Sakti mencapai keadaan seimbang dimana bintang sudah terbentuk dengan stabil,” jelas studi tersebut.

"Tiba-tiba, Sagitarius jatuh dan mengganggu keseimbangan, menyebabkan semua yang sebelumnya masih dalam bentuk gas dan debu di dalam galaksi yang lebih besar mengalir di sekitar seperti riak di air," terang studi.

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X