WHO Hentikan Uji Coba hydroxychloroquine pada Pasien Covid-19 Karena Masalah Keamanan

- 31 Mei 2020, 10:07 WIB
OBAT antimalaria berupa hidroklorokuin dan turunannya ternyata tak berpengaruh pada pasien COVID-19, malahan meningkatkan risiko kematian.* pixabay

PORTALSURABAYA.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menangguhkan pengujian obat malaria hydroxychloroquine pada pasien COVID-19 karena masalah keamanan.

Direktur Umum WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan hal tersebut pekan lalu.

Hydroxycholoroquine telah dipuji oleh Donald Trump sebagai salah satu obat yang mungkin bisa menyembuhkan penyakit karena virus corona.

Baca Juga: Perangi Corona, Taiwan Akan Gunakan Remdesivir untuk Obati Covid-19

Baca Juga: Fosil Serangga Tertua Berusia 425 Juta Tahun ditemukan di Skotlandia, Buktikan Cepatnya Evolusi

Baca Juga: Serang Petugas Lab, Kawanan Monyet Bawa Lari dan Kunyah Sampel Virus Corona

Presiden Amerika Serikat tersebut mengatakan dia menggunakan obat itu untuk membantu mencegah infeksi.

"WHO menghentikan sementara penggunaan hydroxychloroquine setelah dilakukan uji coba untuk keamanan dan akan memantau data hasil penggunaan obat tersebut," jelas Tedros.

Dia mengatakan bahwa percobaan lain untuk mengobati virus masih terus dilanjutkan.

WHO sebelumnya merekomendasikan untuk tidak menggunakan hydroxychloroquine untuk mengobati atau mencegah infeksi coronavirus, kecuali sebagai bagian dari uji klinis.

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X