Kehilangan Indera Penciuman Bisa Jadi Tanda Baik Saat Didiagnosa Positif Corona, Ini Kata Dokter

- 27 Mei 2020, 12:10 WIB
ILUSTRASI batuk.* /PIXABAY/

PORTALSURABAYA.com – Mulai dari batuk kering hingga kehilangan daya penciuman, virus corona memiliki sejumlah gejala yang tidak menyenangkan.

Namun sejumlah ilmuwan mengklaim bahwa kehilangan daya penciuman sebenarnya bisa menjadi hal yang baik jika Anda didiagnosis positif COVID-19.

Peneliti dari UC San Diego Health mengatakan bahwa hilangnya daya penciuman menandakan Anda akan terserang penyakit yang lebih ringan.

Baca Juga: Penderita Dementia Lebih Rentan Terkena Corona, Ini Kata Para Ahli

“Normosmia atau indera penciuman normal adalah salah satu tanda terkena kasus COVID-19. Dalam penelitian sebelumnya, kami menemukan bahwa kehilangan fungsi penciuman adalah gejala awal yang umum, setelah demam dan kelelahan," kata Dr Carol Yan, yang memimpin penelitian ini.

Dr Carol mengungkapkan bahwa dalam penemuan baru, hilangnya daya penciuman bisa menjadi pertanda bahwa infeksi SARS-CoV-2 tidak terlalu parah dan kecil kemungkinan untuk perlu di rawat inap.

“Jika orang yang terinfeksi kehilangan indera penciuman dan perasa, sepertinya mereka akan mengalami gejala yang lebih ringan, kecuali faktor risiko lain yang mendasarinya,” lanjutnya.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis 169 pasien coronavirus yang dites positif COVID-19 antara 3 Maret dan 8 April.

Dari 169 pasien tersebut, 26 dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Vaksin Obat Corona Buatan Universitas Oxford Mulai Diuji ke Anak, Siap Diproduksi September

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

X