Dampak Medan Magnet Bumi Melemah, Satelit, Pesawat Antariksa Bahkan Telepon Bisa Tidak Bekerja

- 26 Mei 2020, 12:16 WIB
WILAYAH besar dengan intensitas medan magnet yang berkurang telah diamati di antara Afrika dan Amerika Selatan.*

PORTALSURABAYA.com – Sebagian dari medan magnet bumi saat ini dikabarkan sedang melemah, dan tidak ada yang tahu mengapa.

Data satelit yang mengungkapkan perkembangan yang agak mengkhawatirkan, menunjukkan medan magnet melemah antara Afrika dan Amerika Selatan.

Para ilmuwan mengatakan daerah yang dikenal sebagai Anomali Atlantik Selatan telah melebar secara signifikan selama beberapa tahun terakhir.

Konstelasi satelit Swarm dari Badan Antariksa Eropa (ESA) telah memperhatikan pengurangan kekuatan medan magnet sekitar 24.000 nanoteslas menjadi 22.000 nanoteslas.

Baca Juga: Arkeolog Temukan Tulang Gajah Raksasa Berumur 300.000 Tahun, Buktikan Habitan Satwa Liar di Eropa

Daerah anomali juga tumbuh dan bergerak ke arah barat sekitar 20 km per tahun.

Yang mengkhawatirkan para ilmuwan adalah bahwa area kedua dengan intensitas minimum telah muncul di barat daya Afrika. Hal ini menunjukkan bahwa Anomali Atlantik Selatan dapat terpecah menjadi dua sel terpisah.

Medan magnet bumi dihasilkan oleh gerakan di dalam inti besi cair planet.

Medan magnet tersebut muncul dan memberikan perisai bagi bumi di ruang angkasa dan melindungi makhluk hidup dari radiasi matahari yang berbahaya.

Medan magnet yang lebih kuat menghalangi lebih banyak radiasi untuk mencapai permukaan bumi.

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X