Syarat Tinggal di Mars, DNA Manusia Harus Diubah Dulu

- 21 Mei 2020, 08:01 WIB
Gambar Mars dari Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA. /New York Post

PORTALSURABAYA.com – Ilmuwan dan Astronom terus meneliti planet Mars. NASA bahkan berencana untuk mengirim astronout ke Mars pada tahun 2030.

Astronaut kemungkinan bisa kembali ke bumi dengan selamat setelah melakukan sedikit penelitian di Mars, namun bagi mereka yang ingin tinggal di Mars harus mengubah DNA-nya.

Kondisi Mars membuat manusia yang mendarat di sana mengalami tantangan berat, mulai dari paparan radiasi tinggi hingga mikrogravitasi  yang berdampak buruk bagi tulang.

Baca Juga: Astronom Temukan Bukti Planet Baru Lahir

Ilmuwan mengatakan bagi mereka yang ingin tinggal di Mars dengan aman dan sehat harus memanfaatkan rekayasa genetika dan teknologi canggih lainnya.

"Itu merupakan waktu di mana teknologi seperti ini menjadi penting dan dibutuhkan," kata ahli astrobiologi dan geomikrobiologi Kennda Lynch.

Rekayasa genetik pada manusia saat ini bukanlah fiktif belaka.

Ahli genetik dari Weill Cornell Medicine, Christopher Mason mengatakan bahwa telah dicoba menyusupkan gen tardigrade – hewan paling tangguh di dunia yang dapat hidup di kondisi ekstrim, tekanan tinggi atau rendah, udara yang sedikit, radiasi, dehidrasi dan kelaparan – ke dalam sel manusia.

Sel rekayasa tersebut menunjukkan adanya daya tahan yang lebih besar terhadap radiasi dibandingkan sel normal.

NASA dan ilmuwan lainnya terus mencari cara melindungi astronaut secara fisik, seperti pelindung di pesawat antariksa dan secara farmakologis dengan obat-obatan.

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X