Dampak Matahari Lockdown, Bencana Suhu Membeku, Gunung Meletus Hingga Kelaparan

- 21 Mei 2020, 06:40 WIB
Ilustrasi matahari. /Pexels

PORTALSURABAYA.com – Saat ini tengah hit istilah fenomena Matahari Lockdown. Matahari saat ini mengalami penurunan aktifitas yang ditandai dengan makin berkurangnya bintik hitam.

Berkurangnya aktifitas Matahari, atau yang banyak disebut ‘lockdown’ tersebut memiliki potensi bencana, mulai dari gempa, cuaca yang makin dingin dan kelaparan.

Ilmuwan mengatakan bahwa dengan adanya fase lockdown ini, masyarakat hendaknya waspada timbulnya bencana.

Dalam sejarah, pada fase lockdown terjadi sejumlah bencana.

Astronomer Dr. Tony Phillips mengatakan bahwa ini merupakan kondisi terparah dalam satu abad terakhir.

Baca Juga: Asteroid Bisa Tabrak Bumi, Nasa Siap Luncurkan Pesawat Luar Angkasa

Philips mengatakan bahwa medan magnet matahari melemah yang memungkinkan sinar kosmik ekstra ke tata surya.

"Kelebihan sinar kosmik menimbulkan bahaya kesehatan bagi para astronot dan perubahan udara kutub, memengaruhi elektro-kimia atmosfer Bumi, dan dapat membantu memicu petir," ujarnya.

Dalton Minimum

Para ilmuwan juga mengkhawatirkan akan terjadinya kejadian Dalton Minimum seperti pada tahun 1790 dan 1830. Dalton Minimum sendiri merupakan kejadian di mana jumlah bintik matahari yang minim.

Pada Dalton Minimum tahun itu, suhu di dunia mengalami penurunan, banyak terjadi letusan gunung berapi, gagal panen dan kelaparan.

Halaman:

Editor: Rahmanto Elfian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X