Larangan Bermain PUBG Kembali Diterbitkan Akibat Korban Meninggal Bertambah Lagi di Mesir

- 1 Oktober 2020, 16:43 WIB
PUBG Mobile jadi game dengan pendapatan terbanyak di bulan Agustus. (esports.id) /Esports.id

PORTALSURABAYA.com – Seorang anak laki-laki di Mesir berusia 12 tahun dikabarkan meninggal karena serangan jantung.

Kejadiannya disebut mendadak setelah memainkan game online Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) selama berjam-jam tanpa istirahat pada Senin 21 September 2020 lalu waktu setempat.

Anak tersebut menurut laporan media lokal setempat, sudah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Al-Salam di Port Said.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Keamanan Akun ShopeePay, Simak Caranya

Akan tetapi, pihak Unit Gawat Darurat (UGD) di Direktorat Kesehatan mengkonfirmasi bahwa dia telah meninggal sebelum mencapai rumah sakit.

Sebelumnya, pihak RS menjelaskan bahwa terdapat penyakit koroner yang dikaitkan dengan penyebab kematiannya, yaitu adanya peningkatan tekanan darah secara tiba-tiba karena kelebihan berat badan, seperti dikutip dari Memo, Kamis 1 Oktober 2020 dikutip Portal Surabaya dari Antara.

Berdasarkan Egypt Independent, orang tua anak tersebut menemukan tubuhnya di samping ponselnya, dengan permainan game PUBG yang masih aktif.

Baca Juga: Daftar kandidat dan Harga Vaksin di Dunia, Sputnik V Rusia yang Paling Kontroversial

Petugas keamanan pun mengatakan investigasi sedang berlangsung, tetapi penuntutan telah dikesampingkan yaitu adanya keterkaitan antara permainan populer tersebut dengan kematian si anak.

Mereka juga mencatat bahwa anak itu kecanduan memainkan permainan populer tersebut. Penuntutan merujuk pada kasus-kasus sebelumnya, yaitu anak-anak meninggal atau terluka karena memainkan permainan online yang seperti itu.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X