Tiongkok Semakin Murka Akibat Perbuatan AS di Laut China Selatan, Wang Wenbin: Hentikan Provokasi

- 19 September 2020, 08:44 WIB
Ilustrasi ketegangan AS-Tiongkok. /Pixabay/mohammed_hassan/

PORTALSURABAYA.comAmerika Serikat (AS) menyembunyikan identitas pesawatnya dan hal tersebut membuat Negeri Tirai Bambu menuduhnya untuk memata-matai Beijing.

Hal tersebut dilakukan AS setidaknya 100 kali selama tahun 2020 ini. Dari pihak Tiongkok menggambarkan pesawat mata-mata AS ini sebagai ancaman keamanan serius bagi Tiongkok itu sendiri.

"Ini adalah tipuan umum bagi Angkatan Udara AS untuk meniru kode transponder pesawat sipil dari negara lain. Ini ancaman serius," kata juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok Wang Wenbin awal pekan ini, dikutip Portal Surabaya di Pikiran-rakyat.com dari SCMP.

“Kami mendesak AS untuk segera menghentikan provokasi berbahaya tersebut, untuk menghindari terjadinya kecelakaan di laut dan udara," tambahnya.

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Justru Puji Tiongkok Dibandingkan Indonesia, Apa Sebabnya?

Baca Juga: Bukan Karena Covid-19, Zaskia Mecca Ungkap Kepergian Ade Firman Hakim yang Sebenarnya

Pernyataannya itu tampaknya mengkonfirmasi laporan dari lembaga think tank Beijing, South China Sea Strategic Situation Probing Initiative (SCSPI) yang menunjukkan pesawat AS secara elektronik menyamar sebagai pesawat sipil dari Malaysia saat terbang di atas jalur air Laut China Selatan.

Pihak Malaysia belum mengkonfirmasi atau menanggapi klaim tersebut.

Menurut SCSPI, yang memantau aktivitas di laut China Selatan, antara tanggal 8-10 September 2020, pesawat mata-mata AS yang menyamar sebagai pesawat Malaysia terbang di atas Kepulauan Paracel, Selat Taiwan dan Laut Kuning dekat pantai Tiongkok.

Baca Juga: Pilih Transaksi Digital Selama Masa PSBB, Simak Cara Top Up ShopeePay

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X