Wow!! Selain Planet Mars. Peneliti Juga Temukan Adanya Tanda-Tanda Kehidupan di Planet Venus.

- 15 September 2020, 21:45 WIB
Ilustrasi planet Venus /Tim Proyek JAXA / PLANET-C via Space /

PORTALSURABAYA.com - Pada hari senin Astronom menemukan jejak molekul langka yang dikenal sebagai fosfin di atmosfer Venus.

Para astronom memberikan petunjuk bahwa ada kemungkinan adanya kehidupan di Venus, Molekul fosfin yang ditemukan di Bumi pada dasarnya dihasilkan dari industri manusia atau tindakan mikroba yang berkembang dilingkungan bebas oksigen.

"Kami telah mendeteksi gas langka yang disebut fosfin di atmosfer planet tetangga kita Venus," kata Jane Greaves, seorang profesor di Universitas Cardiff di Inggris dan penulis utama laporan yang diterbitkan di Nature Astronomy. "Dan alasan kegembiraan kami adalah bahwa gas fosfin di Bumi dibuat oleh mikroorganisme yang hidup di lingkungan bebas oksigen. Jadi ada kemungkinan kami telah mendeteksi beberapa jenis organisme hidup di awan Venus." Dikutip dari CBSNews.

Baca Juga: Seragam Satpam Baru Mirip Polisi, Polri: Agar Ada Rasa Bangga dan Hubungan Semakin Erat

Walaupun demikian, kata tim, kita masih banyak memerlukan banyak studi untuk mendukung klaim adanya kehidupan di venus.

"Untuk membuktikan adanya kehidupan tersebut, kami sangat berhati-hati adanya klaim tersebut, tentang adanya sesuatu yang benar-benar tidak diketahui dan mungkin ada kehidupan," Ujar anggota tim William Bains, Seorang peneliti di MIT.

Sara Saeger yang juga ilmuan MIT dan juga mempelajari atmosfer planet ekstrasurya, mengtakan setuju dengan hal itu dan kami tidak mengklaim telah menemukan kehidupan di Venus, dan kami hanya mengklaim deteksi pasti dari gas fosin yang keberadaannya masih misteri.

Para ilmuan juga mengatakan bahwa venus adalah korban dari efek rumah kaca, dimana awan tebal di atmosfer didominasi oleh karbon dioksida yang merangkap sinar matahari. Serta suhu di permukaan sangat tinggi hampir 900 derajat dan mampu melelehkan Timah.


Berbanding terbalik dengan di atmosfer atas planet, suhu jauh lebih ramah. Meskipun awan bersifat asam, para ilmuwan berspekulasi bahwa mungkin ada mikroba alien.

Halaman:

Editor: Suhemanto

Sumber: CBS News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X