Perintah Tembak Mati Penderita Covid-19 di Korea Utara, Pembatasan Total Memicu Penyelundupan

- 12 September 2020, 13:14 WIB
Ilustrasi virus Corona. /Pixabay

PORTALSURABAYA.com -  Penyakit yang disebabkan oleh virus Covid-19 menyebabkan terjadinya pembatasan total di Korea Utara.

Kim Jong-un juga memberi perintah untuk menembak mati penderita penyakit Covid-19.

Sehingga, otoritas Korea Utara telah mengeluarkan perintah tembak mati, untuk mencegah virus corona memasuki negara itu, menurut komandan pasukan AS di Selatan.

Oleh karena itu, Korut belum pernah mengumumkan satu pun infeksi virus corona tersebut .

Meski bersekutu, Pyongyang menutup perbatasan Korut dengan China pada Januari untuk mencoba mencegah kontaminasi, dan pada Juli, media pemerintah mengatakan telah menaikkan keadaan daruratnya ke tingkat maksimum.

Komandan Pasukan AS Korea (USFK) Robert Abrams mengatakan bahwa penutupan perbatasan telah meningkatkan permintaan barang selundupan, yang mendorong pihak berwenang untuk campur tangan.

Korea Utara memperkenalkan "zona penyangga baru, satu atau dua kilometer di perbatasan China," kata Abrams pada konferensi online yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) di Washington, Kamis, 10 September 2020.

"Mereka punya SOF (Pasukan Operasi Khusus) Korea Utara di luar sana. ... Pasukan serang, mereka punya perintah tembak-untuk-bunuh,” katanya seperti dilansir AFP.

Penutupan perbatasan secara efektif "mempercepat efek" sanksi ekonomi yang dijatuhkan pada Korea Utara atas program nuklirnya, tambahnya, dengan impor dari China turun 85 persen.

Negara yang terisolasi itu juga bergulat dengan dampak Topan Maysak, dengan media pemerintahnya melaporkan lebih dari 2.000 rumah hancur atau terendam.

Halaman:

Editor: Miftahul Ummah


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X