Kecam Tindakan Ekspansi Tiongkok di Laut Cina Selatan, Jepang: Hentikan atau Bayar Mahal

- 10 Agustus 2020, 07:56 WIB
JEPANG peringatkan Beijing atas klaim di Laut China Selatan.* /CSIS Asia Maritime Transparency Initiative (AMTI)

PORTALSURABAYA.com - Tidak seperti biasanya, Jepang kali ini menentang klaim Beijing atas Laut Cina Selatan.

Pihak Negeri Matahari Terbit ini mengecam tindakan ekspansi militer Tiongkok di Laut Cina Selatan dengan dua opsi; meminta Beijing untuk menghentikan ekspansi; atau berisiko mendapat bayaran mahal.

"Siapa pun yang mencoba mengubah status quo dengan paksa harus dipaksa untuk membayar biaya mahal," kata Menteri Pertahanan Jepang, Taro Kono, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Express.

Baca Juga: Dekat dengan Lesti Kejora, Rizky Billar: Temenan Dulu, ke Depannya Mungkin Bisa Jalan, ya Sudah

Dia menambahkan bahwa pembangunan instalasi benteng Tiongkok di Laut China Selatan tidak stabil.

"Tatanan maritim yang bebas dan terbuka di Laut China Selatan sama pentingnya dengan tempat lain dan apa yang terjadi di sana akan menjadi perhatian komunitas internasional," tambahnya.

Jepang kini mengikuti Amerika Serikat yang mengutuk langkah Beijing atas klaim di perairan sengketa Laut China Selatan berdasarkan alasan historis.

Baca Juga: Terinspirasi Kulit Jeruk Bali, Besi Ini Dijamin Aman untuk Gembok karena Tidak Bisa Dipotong!

Tiongkok mengklaim perairan tersebut dalam sembilan garis putus-putus atau nine dash line.

Garis putus-putus ini belum diverifikasi oleh badan internasional mana pun, tapi hanya pihak Tiongkok sendiri yang membuat klaim tersebut.

Halaman:

Editor: Tifa Fauliza


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X