Perang Terbuka Bisa Terjadi Kapan Saja di Laut Cina Selatan, Indonesia Harus Antisipasi

- 4 Agustus 2020, 17:14 WIB
KONFLIK Laut Cina Selatan /AFP via Los Angeles Times

PORTALSURABAYA.com - Amerika Serikat dan Tiongkok, dua negara yang terlibat konflik Laut Cina Selatan baru-baru ini menunjukkan kekuatannya.

Tidak diketahui secara pasti kapan terjadinya perang terbuka, namun bisa saja keduanya tiba-tiba meletuskan perang terbuka mengenai konflik di Laut Cina Selatan.

Jika memang perang terbuka meletus di Laut China Selatan, maka akan memberi dampak pada seluruh negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Ekonomi Tak Kunjung Membaik, Sandiaga Uno: Indonesia akan Masuki Resesi

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan pun tak tinggal diam, Syarief seketika meminta pemerintah Indonesia untuk siap siaga mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

Indonesia dikatakan Syarief Hasan tidak menginginkan terjadinya perang terbuka di Laut China Selatan.

Namun kesiapsiagaan Indonesia menyikapi segala kemungkinan perlu dilakukan, termasuk meningkatkan kesiapsiagaan di Laut Natuna Utara.

Baca Juga: Survei Buktikan Pasien Sembuh Covid-19 Berpotensi Alami Gangguan Jiwa Lebih Tinggi

"Indonesia tidak menginginkan terjadi adanya perang terbuka di Laut China Selatan karena seluruh negara Asia Tenggara akan merasakan dampaknya, termasuk Indonesia. Sehingga, untuk itu perlu perhatian khusus dalam membangun kekuatan militer untuk meminimalisir bahkan mencegah terjadi perang terbuka," kata Syarief Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin 3 Agustus 2020.

Konflik Laut China Selatan diakibatkan oleh perseteruan antara dua negara besar yakni Tiongkok dan Amerika SerikatTiongkok yang membuat klaim sepihak terhadap Laut China Selatan berdasarkan nine dash line menyebabkan Amerika Serikat turut ikut campur.

Halaman:

Editor: Tifa Fauliza


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X